Samsung Galaxy S26 lolos TKDN Kementerian Perindustrian dan menjadi sinyal kuat bahwa ponsel flagship terbaru tersebut akan segera hadir di pasar Indonesia. Sertifikasi ini mencakup dua model, yakni Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus.
Berdasarkan pantauan pada laman resmi TKDN, Samsung tercatat mendaftarkan dua kode model, masing-masing SM-S942B dan SM-S947B, yang diyakini sebagai Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus. Keduanya mengantongi nilai TKDN sebesar 37,50 persen, memenuhi syarat peredaran perangkat 5G di Tanah Air.
Hingga saat ini, varian Galaxy S26 Ultra belum terlihat dalam daftar TKDN. Belum ada penjelasan resmi terkait absennya model tertinggi tersebut, namun tidak menutup kemungkinan sertifikasinya menyusul dalam waktu dekat.
Sejumlah laporan menyebutkan Samsung akan menggelar acara Galaxy Unpacked pada Rabu (26/2/2026). Dalam agenda tersebut, perusahaan asal Korea Selatan itu diperkirakan memperkenalkan seluruh lini Galaxy S26, termasuk versi Ultra. Penjualan global disebut akan dimulai pada Selasa (11/3/2026).
Mengutip laporan Phone Arena, Samsung diperkirakan mempertahankan harga Galaxy S26 agar tidak mengalami lonjakan signifikan. Salah satu strategi yang ditempuh adalah menekan biaya produksi, termasuk dengan membatalkan desain ultra-tipis yang sempat dirumorkan.
Penggunaan chipset Exynos 2600 juga disebut menjadi bagian dari upaya efisiensi. Meski demikian, jika terjadi penyesuaian harga, kenaikannya diperkirakan berada di kisaran US$50 hingga US$100.
Untuk pasar global, Galaxy S26 diprediksi dibanderol mulai US$799 untuk varian 128 GB, sementara versi 256 GB berada di kisaran US$859. Adapun Galaxy S26 Plus disebut akan dijual mulai US$999 untuk penyimpanan 256 GB dan US$1.119 untuk versi 512 GB.
Dari sisi spesifikasi, Galaxy S26 dan S26 Plus dikabarkan sama-sama mengusung kamera utama 50 MP yang dipadukan dengan lensa ultra-wide 12 MP dan telefoto 10 MP dengan pembesaran optik 3x. Kamera depan disebut tetap menggunakan sensor 12 MP.
Beberapa rumor juga menyebutkan Samsung akan meningkatkan kamera telefoto menjadi 12 MP, serta menyematkan fitur HDR zoom 3x khusus pada Galaxy S26 Plus. Sementara itu, peningkatan kamera pada Galaxy S26 Ultra disebut akan menjadi pembeda utama dibanding dua varian lainnya.
Dari segi desain, modul kamera belakang pada seri Galaxy S26 akan menggunakan desain pulau kamera, tidak lagi berdiri terpisah seperti generasi sebelumnya. Perubahan desain ini disebut berlaku untuk seluruh varian.
Untuk layar, Galaxy S26 diperkirakan membawa panel AMOLED 6,1 inci, sedangkan Galaxy S26 Plus berukuran 6,7 inci. Namun, rumor lain menyebutkan ukuran layar Plus bisa membesar hingga 6,9 inci. Keduanya mendukung refresh rate 120 Hz serta lapisan anti-reflektif.
Kapasitas baterai Galaxy S26 disebut berada di angka 4.300 mAh dengan dukungan pengisian daya nirkabel 20 watt. Peningkatan fitur pengisian daya kemungkinan akan difokuskan pada Galaxy S26 Ultra.
Samsung juga dikabarkan tetap menggunakan dua platform chipset, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Exynos 2600, tergantung wilayah pemasaran. RAM pada Galaxy S26 dan S26 Plus disebut tetap tersedia hingga 12 GB.
Meski begitu, seluruh informasi tersebut masih bersifat bocoran. Spesifikasi dan harga resmi baru akan dikonfirmasi saat Samsung mengumumkan seri Galaxy S26 secara resmi.


















Tinggalkan Balasan