JAKARTA โ Pengguna WhatsApp diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan terbaru bernama GhostPairing. Jika terkena jebakan ini, akun WhatsApp dapat dibajak tanpa korban menyadari, bahkan dalam jangka waktu berbulan-bulan.
Ancaman ini pertama kali diungkap oleh perusahaan keamanan siber Avast. Berbeda dari penipuan sebelumnya yang menargetkan pencurian kata sandi atau kode OTP, GhostPairing memungkinkan penipu mengakses akun tanpa mengganti password korban.
Para ahli memperingatkan, akses ke pesan pribadi, pesan suara, foto, dan kontak membuka peluang besar terjadinya peniruan identitas, penipuan terarah, hingga pemerasan.
Modus Penipuan GhostPairing di WhatsApp
Melansir laporan Mirror UK, modus GhostPairing biasanya diawali dengan pesan dari kontak yang dikenal korban. Isi pesannya terkesan santai, seperti:
โEh, aku nemu foto kamu,โ
Pesan tersebut disertai tautan (link). Saat korban mengklik tautan itu, mereka diarahkan ke halaman palsu yang menyerupai Facebook atau media sosial lain, lalu diminta melakukan proses verifikasi untuk melihat foto.
Namun, proses ini sebenarnya adalah penautan perangkat WhatsApp. Dengan memasukkan kode pemasangan (pairing code), korban tanpa sadar menautkan perangkat penyerang sebagai perangkat terhubung di akun WhatsApp mereka.
Bahaya GhostPairing: Akun Tidak Dikunci, Tapi Diambil Alih
Berbeda dengan peretasan biasa, GhostPairing tidak memicu perubahan kata sandi atau notifikasi mencurigakan. Akibatnya, korban sering tidak sadar akunnya sudah dibajak.
Setelah berhasil masuk, penipu dapat:
Membaca seluruh chat pribadi
Mengakses foto dan pesan suara
Melihat kontak dan grup
Mengirim pesan penipuan ke teman dan keluarga korban
Penipuan kemudian menyebar secara alami karena pesan dikirim dari akun WhatsApp asli korban.
Cara Mencegah Penipuan WhatsApp GhostPairing
Agar terhindar dari modus ini, pengguna WhatsApp disarankan melakukan langkah-langkah berikut:
Periksa Perangkat Tertaut
Buka WhatsApp โ Settings โ Linked Devices
Segera hapus perangkat yang tidak dikenal
Waspadai Permintaan Kode atau QR
Anggap permintaan untuk memindai QR WhatsApp atau memasukkan kode pemasangan dari situs apa pun sebagai hal mencurigakan
Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Aktifkan fitur Two-Step Verification di WhatsApp
Gunakan PIN yang kuat dan jangan dibagikan ke siapa pun
Edukasi Keluarga dan Grup
Bagikan informasi ini ke keluarga dan grup WhatsApp agar tidak menjadi korban berikutnya (selsy).

















Tinggalkan Balasan