Jember – Dalam upaya menjaga ketersediaan stok darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus mengintensifkan layanan mobile unit donor darah yang beroperasi setiap hari. Tiga tim unit keliling dikerahkan untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa, memudahkan warga yang ingin berdonor tanpa harus datang ke kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI Jember.
Layanan jemput bola ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Faizah Azizi, warga Kecamatan Kencong yang sudah 12 kali mendonorkan darah, menyampaikan apresiasinya terhadap kemudahan yang diberikan oleh tim mobile unit PMI.
“Alhamdulillah, selain bisa membantu masyarakat yang membutuhkan, saya juga merasakan banyak manfaat bagi kesehatan,” ujar Faizah usai berdonor di Kantor Kecamatan Kencong, Selasa (9/9/2025).
Faizah juga mengajak masyarakat di sekitar Kencong untuk ikut aktif dalam kegiatan donor darah, demi mendukung kebutuhan darah yang terus meningkat.
“Saya berharap lebih banyak lagi masyarakat yang ikut donor, supaya kebutuhan darah bisa terpenuhi,” tambahnya.
Berdasarkan data per 9 September 2025, stok darah di UDD PMI Jember tercatat sebanyak 633 kantong. Menurut Zainollah, Plt Ketua PMI Kabupaten Jember, jumlah ini masih tergolong aman untuk memenuhi kebutuhan transfusi selama sekitar satu pekan ke depan.
“Kami terus berupaya menjaga ketersediaan agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” ungkap Zainollah.
Selain mengoperasikan unit keliling, PMI Jember juga rutin menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas untuk menyelenggarakan kegiatan donor darah secara berkala.
“Kami rutin berkolaborasi dengan komunitas-komunitas di Jember agar stok darah tetap terjaga,” pungkasnya.
PMI Jember berharap kolaborasi dan keterlibatan masyarakat yang aktif dalam kegiatan donor darah bisa terus ditingkatkan, demi memastikan kebutuhan darah di Kabupaten Jember selalu tersedia.

















