Media Kampung – Ratusan pedagang yang sebelumnya berjualan di lapak liar di kawasan Jalan KH Faqih Usman, Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, kini telah direlokasi ke Pasar Taqwa 2 Ulu. Relokasi ini dilakukan oleh Perumda Pasar Palembang Jaya dengan tujuan untuk mengatasi kemacetan serta menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, aman, dan nyaman.
Menurut Direktur Operasional Perumda Pasar Palembang Jaya, Apriyadi Sinaga, aktivitas perdagangan yang berlangsung di sekitar Jembatan Musi Enam 2 Ulu telah menyebabkan kemacetan yang signifikan. Pedagang yang berjualan di badan jalan dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas dan berpotensi membahayakan keselamatan baik pedagang maupun pengguna jalan lainnya. “Dasar pemikirannya, di Jembatan 2 Ulu terjadi kemacetan luar biasa karena para pedagang berjualan di jalan. Padahal, jembatan tersebut dibangun dengan anggaran besar, tetapi kawasan di sekitarnya menjadi semrawut,” jelas Apriyadi.
Apriyadi menambahkan bahwa berjualan di badan jalan tidak hanya mengganggu lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama karena kawasan tersebut dilalui oleh kendaraan besar.
Selain masalah kemacetan, Apriyadi juga menyoroti kelayakan lokasi yang selama ini digunakan para pedagang. Sebagian besar aktivitas perdagangan berlangsung di kawasan permukiman yang tidak dirancang sebagai pasar. Hal ini menjadi salah satu alasan pemerintah perlu mencari solusi melalui relokasi ke tempat yang lebih layak.
“Kalau berjualan di jalan, tentu ada risiko keselamatan. Kalau terjadi sesuatu, siapa yang bertanggung jawab? Karena itu, kami berpikir untuk mencari solusi dengan merelokasi para pedagang,” tambahnya.
Sebelum melakukan relokasi, Perumda Pasar Palembang Jaya telah menggelar sosialisasi kepada para pedagang, termasuk dua kali pertemuan di bawah Jembatan Musi Enam 2 Ulu. Dalam proses ini, mereka membuka ruang bagi pedagang untuk menyampaikan keberatan, masukan, serta kebutuhan terkait fasilitas di lokasi baru.
Beberapa masukan pedagang mengenai perbaikan fasilitas di Pasar Taqwa 2 Ulu telah ditindaklanjuti dan mendapat respons positif dari pihak pengelola pasar. Apriyadi menyebut pendekatan yang dilakukan mengedepankan komunikasi secara humanis agar relokasi dapat berjalan dengan baik, dan para pedagang memiliki tempat berjualan yang lebih layak.
Pasar Taqwa 2 Ulu dipilih sebagai lokasi relokasi karena letaknya yang tidak jauh dari kawasan asal pedagang dan dinilai masih memiliki kapasitas untuk menampung aktivitas perdagangan. Meskipun masih terdapat beberapa kekurangan di pasar tersebut, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan bersama pengelola dan pemangku kepentingan terkait.












