Media Kampung – Leapmotor, merek mobil listrik asal China, telah memperkenalkan dua model baru, B10 dan C10, ke pasar Indonesia. Meskipun menerima respons positif dari masyarakat, Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, enggan mengungkapkan angka pasti penjualan kedua model tersebut.
Samuel menjelaskan bahwa permintaan untuk model B10 lebih tinggi dibandingkan C10, karena B10 telah lebih dulu dikenalkan kepada publik. “Kalau secara permintaannya, antusiasnya masih lebih banyak ke B10. Karena B10 sendiri mulai duluan daripada C10,” ujarnya saat ditemui di Sentul, Jawa Barat.
Meski jumlah pemesanan kedua model sudah mencapai ratusan unit, Samuel menyebut bahwa mereka belum bisa memberikan angka spesifik. “Jumlahnya ada tapi kita enggak bisa (beberkan) angka pastinya. Kalau ribuan belum, tapi kalau sudah ratusan sudah nyampai,” tambahnya. Ia memperkirakan sekitar 60-70 persen dari total pemesanan masih didominasi oleh model B10.
Proses serah terima unit kepada konsumen sudah dimulai, dengan sebagian besar unit B10 dan C10 telah didistribusikan. Namun, beberapa konsumen yang memesan warna tertentu harus menunggu hingga November untuk menerima kendaraan mereka.
Dari segi harga, B10 dipasarkan dengan harga peluncuran Rp 449 juta, sedangkan C10 dibanderol Rp 598 juta. Harga spesial ini hanya berlaku untuk 500 konsumen pertama untuk masing-masing model.
Saat ini, distribusi Leapmotor tidak tercatat dalam data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), meskipun mereka telah memulai aktivitas penjualannya sejak Juni lalu.











