Media Kampung – Kisah pilu sepasang suami istri penyandang disabilitas di Bojonggede, Kabupaten Bogor, menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Andi Mulyadi dan istrinya, Ella, terpaksa tidak mendapatkan penanganan medis karena status BPJS Kesehatan mereka yang non-aktif dan keterbatasan biaya.
Dalam unggahan yang diposting oleh seorang mantan tetangga mereka di platform Threads pada 19 Oktober 2023, terlihat bahwa Andi terbaring sakit selama berhari-hari. Diketahui, pasangan ini hidup dalam kondisi serba terbatas dan bergantung pada bantuan dari tetangga untuk kebutuhan sehari-hari.
Pernyataan Ketua RT
Kusuma, Ketua RT 05 RW 07 Desa Rawa Panjang, membantah tuduhan bahwa warga menelantarkan pasangan disabilitas tersebut. Ia menegaskan bahwa warga dan pengurus RT sudah melakukan upaya untuk membantu sebelum berita ini viral. “Artinya itu kan berita bohong. Jadi saya sebagai RT dan stafnya maupun warga ke siapa pun warganya ya peduli lah,” ujarnya saat ditemui pada 21 Oktober 2023.
Kusuma menjelaskan, meskipun tidak ada subsidi dari pemerintah, mereka dapat mengarahkan warga untuk musyawarah ke desa jika ada yang sakit. Ia menyesalkan reaksi publik yang langsung mengkritik warga tanpa mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.
Upaya Warga untuk Membantu
Sementara itu, Setiawan, Bendahara RT, menjelaskan bahwa mereka telah mengetahui kondisi pasutri tersebut sebelum viral. Pihak RT bahkan telah berusaha membawa Andi dan Ella ke rumah sakit setelah mendapatkan kabar tentang kondisi mereka yang semakin parah.
Warga sekitar kini juga mulai bergerak untuk memberikan bantuan kepada pasangan tersebut, dengan harapan agar mereka tidak lagi terabaikan. “Harapan ke depannya ya jangan sampai terjadi seperti ini lagi, yang paling utama kan komunikasi dengan pengurus RT,” tutup Kusuma.












