Media Kampung – SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengalokasikan dana sebesar Rp70 miliar untuk proyek pelebaran Jalan Palima-Baros. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kemacetan yang sering terjadi, terutama saat pertandingan sepak bola di Banten International Stadium (BIS).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyatakan bahwa kapasitas jalan saat ini tidak memadai, hanya sekitar enam hingga tujuh meter. Ini membuat jalan tersebut kesulitan menampung lonjakan kendaraan ketika ada acara besar.
Koordinasi dengan Kementerian
Arlan menjelaskan bahwa Pemprov Banten telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) untuk mempercepat pelaksanaan proyek ini. Meskipun jalan ini merupakan tanggung jawab pemerintah pusat, Pemprov tetap menyiapkan dokumen perencanaan dan dukungan anggaran.
Rincian Proyek
Berdasarkan perhitungan, pengadaan lahan untuk pelebaran jalan diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp180 miliar, dan pembangunan fisik sekitar Rp80 miliar. Sebelumnya, Gubernur Banten, Andra Soni, telah menyiapkan kontribusi sebesar Rp50 miliar. Pemprov Banten membuka kemungkinan untuk menambah bantuan menjadi Rp70 miliar jika Pemerintah Kabupaten dan Kota Serang tidak dapat menyumbang anggaran.
Rencana Desain
Pelebaran jalan dirancang dengan ruang milik jalan selebar 25 meter untuk menampung enam lajur, dengan tiga lajur untuk setiap arah. Desain ini bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan dalam sepuluh tahun ke depan, termasuk saat Banten menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
Target Penyelesaian
Arlan menargetkan pengadaan lahan dapat rampung pada 2027-2028. Setelah lahan tersedia dan pendanaan siap, pembangunan fisik diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu tahun. Namun, percepatan proyek bergantung pada komitmen anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Menanggapi masalah kemacetan saat laga Persita melawan Persija, Arlan menegaskan bahwa persoalan utama terletak pada kapasitas jalan utama, bukan area parkir stadion. Lonjakan kendaraan saat acara besar menjadi tantangan yang harus diatasi.












