Media Kampung – 16 Maret 2026 | Pada H-6 menjelang Lebaran 2026, pergerakan pemudik dari Bali ke Jawa menunjukkan lonjakan signifikan, terutama pada kendaraan roda dua. Data Posko Gilimanuk mencatat total 80.416 penumpang menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk pada 15 Maret 2026, naik 33,8 % dibandingkan tahun lalu.

Detail kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa

Jenis KendaraanJumlah (unit)Perubahan Tahun Lalu
Sepeda motor18.306+52,7 %
Mobil5.044+9,2 %
Truk1.590-13,4 %
Bus945+39 %
Total kendaraan25.885+35,4 %

Jumlah perjalanan kapal pada hari itu tercatat sebanyak 247 trip. Peningkatan tajam pada sepeda motor menandakan bahwa banyak pemudik memilih motor sebagai moda utama untuk menempuh perjalanan ke Jawa menjelang Hari Raya Nyepi.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-6, total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 232.640 orang, naik tipis 0,1 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan dalam rentang waktu tersebut tercatat 74.762 unit, meningkat 5,5 %.

Arus balik: Jawa ke Bali

Pada hari yang sama, arah sebaliknya melalui Pelabuhan Ketapang mencatat 26.892 penumpang, turun 1,2 % dibandingkan tahun sebelumnya. Berikut rincian kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali:

Jenis KendaraanJumlah (unit)Perubahan Tahun Lalu
Sepeda motor570+19,5 %
Mobil2.114+19,1 %
Truk1.564-7,9 %
Bus671-14,5 %
Total kendaraan4.919+3,9 %

Jumlah perjalanan kapal di Ketapang tercatat 255 trip. Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-6, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 127.473 orang, naik 2,8 %, dengan total kendaraan 26.072 unit, meningkat 5,7 %.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, menilai bahwa lonjakan kendaraan roda dua merupakan indikator utama bahwa puncak pergerakan pemudik dari Bali ke Jawa sedang terjadi. Kondisi ini menuntut kesiapan operasional pelabuhan dan layanan feri untuk mengakomodasi volume penumpang dan kendaraan yang terus meningkat menjelang libur Lebaran.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.