YouTube down 19 Februari 2026 terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia, pada Rabu (19/2/2026) pagi. Gangguan tersebut membuat halaman utama atau Home tidak dapat diakses oleh pengguna.

Berdasarkan data dari situs pemantau layanan digital Downdetector, hingga pukul 08.16 WIB tercatat 7.603 laporan gangguan. Mayoritas laporan, sekitar 52 persen, berkaitan dengan masalah koneksi server. Sementara 36 persen pengguna melaporkan kendala pada aplikasi dan 13 persen lainnya mengalami gangguan melalui situs web.

Pantauan pada pukul 08.55 WIB menunjukkan halaman Home YouTube hanya menampilkan pesan “Something went wrong” disertai tombol “Try again”. Namun, upaya memuat ulang tidak memberikan perubahan.

Meski halaman utama bermasalah, sejumlah fitur lain seperti Shorts dan History atau riwayat tontonan masih dapat diakses. Gangguan terpantau terjadi baik pada perangkat iOS maupun Android.

Keluhan juga bermunculan di media sosial X. Sejumlah pengguna mengunggah tangkapan layar dan menyampaikan bahwa aplikasi YouTube mereka tidak berfungsi sebagaimana mestinya sejak pagi.

Gangguan ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Media India, Hindustan Times, melaporkan pengguna di Amerika Serikat turut mengalami kendala serupa. Mengacu pada data Downdetector, sekitar 280 ribu laporan gangguan tercatat di AS, dengan sebagian besar berasal dari aplikasi, serta sisanya dari situs web dan layanan YouTube TV.

Hingga Rabu pagi, pihak YouTube belum menyampaikan pernyataan resmi terkait penyebab maupun estimasi waktu pemulihan layanan.