Samsung Electronics Indonesia menegaskan arah pengembangan kecerdasan buatan yang semakin terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari pengguna melalui partisipasinya di Consumer Electronics Show (CES) 2026. Dalam ajang teknologi global tersebut, Samsung memperkenalkan visi Your Companion to AI Living sebagai pendekatan baru dalam menghadirkan AI yang lebih dekat dan relevan bagi manusia.
Visi ini menandai pergeseran peran AI di seluruh ekosistem Samsung, mulai dari televisi, perangkat rumah tangga, hingga sistem rumah pintar. Samsung memposisikan AI bukan sekadar teknologi pendukung, melainkan pendamping yang mampu memahami kebiasaan, rutinitas, dan kebutuhan pengguna secara kontekstual, termasuk bagi konsumen di Indonesia.
Presiden Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menjelaskan bahwa pengembangan AI di Samsung tidak diarahkan untuk menggantikan peran manusia. Teknologi ini justru dirancang untuk mendukung aktivitas harian secara lebih intuitif dengan beradaptasi pada gaya hidup pengguna. Menurutnya, AI diharapkan dapat bekerja selaras dengan manusia untuk menciptakan pengalaman yang lebih relevan di lingkungan rumah.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Vision AI, teknologi yang mengubah fungsi televisi menjadi lebih interaktif dan personal. Melalui Vision AI, layar TV tidak lagi hanya berperan sebagai perangkat hiburan, tetapi berkembang menjadi entertainment companion yang mampu menyesuaikan konten berdasarkan preferensi dan kebiasaan pengguna. Teknologi ini juga dirancang untuk lebih efisien energi melalui pengaturan kecerahan dan pemrosesan gambar yang adaptif.
Di segmen perangkat rumah tangga, Samsung menghadirkan jajaran Bespoke AI dengan konsep home companion. Perangkat ini dirancang untuk memahami konteks penggunaan dan mendukung rutinitas harian secara proaktif, sehingga dapat membantu meringankan pekerjaan rumah tangga. Pendekatan tersebut mencerminkan perubahan peran perangkat dari sekadar alat menjadi solusi yang lebih empatik terhadap kebutuhan pengguna.
Samsung juga memperkuat integrasi AI melalui ekosistem SmartThings, platform rumah pintar terbuka yang telah menghubungkan lebih dari 400 juta pengguna dengan sekitar 1,8 miliar perangkat, baik produk Samsung maupun lintas merek. Pendekatan terbuka ini menegaskan keyakinan Samsung bahwa masa depan hunian cerdas dibangun melalui kolaborasi antaraplikasi dan perangkat, bukan bergantung pada satu merek.
Seluruh pengalaman berbasis AI tersebut dilindungi oleh sistem keamanan Samsung Knox yang menjadi fondasi perlindungan data dan privasi pengguna. Samsung menegaskan komitmennya terhadap prinsip Responsible AI dengan memastikan transparansi, keamanan, dan akuntabilitas dalam setiap layanan AI yang dikembangkan.
Melalui visi Your Companion to AI Living, Samsung menegaskan bahwa keberhasilan inovasi AI tidak semata diukur dari kecanggihan teknologi, melainkan dari dampak nyata yang dihadirkan dalam kehidupan sehari-hari pengguna. (balqis)

















Tinggalkan Balasan