Media Kampung – 26 Maret 2026 | Harry Kiss dan istri Besbarini kembali berkunjung ke makam anak mereka, Vidi Aldiano, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Selasa 24 Maret 2026.
Kunjungan ini merupakan bagian dari ritual harian menjelang 40 hari sejak Vidi meninggal dunia.
Menurut Harry, kepercayaan tradisional menyatakan bahwa energi arwah tetap kuat selama 40 hari setelah kematian.
Ia menambahkan bahwa setelah periode tersebut, energi tersebut cenderung melemah meski tidak sepenuhnya menghilang.
Karena keyakinan tersebut, pasangan itu berkomitmen untuk berziarah ke makam setiap hari selama rentang waktu tersebut.
Besbarini menjelaskan bahwa rutinitas ini memberi mereka rasa kedekatan dan ketenangan emosional.
Fans klub Vidi, yang dikenal sebagai Vidis, juga hadir dalam jumlah besar pada kunjungan hari itu.
Para penggemar berencana mengadakan aksi sosial bertajuk “Vidi Tetap Hidup” sebagai bentuk penghormatan.
Aksi tersebut akan difokuskan pada bantuan bagi anak yatim, dhuafa, dan penderita kanker.
Harry menegaskan bahwa inisiatif sosial ini selaras dengan harapan Vidi untuk terus memberi manfaat meski telah tiada.
Besbarini pernah mengalami mimpi di mana Vidi muncul tanpa kata, hanya memberikan pelukan hangat.
Ia menyatakan bahwa pelukan dalam mimpi tersebut memberikan rasa lega yang mendalam.
Harry menambahkan bahwa dalam kepercayaan populer, suara atau percakapan dari arwah dianggap sebagai pertanda jin, bukan roh sahabat.
Ia menegaskan bahwa Vidi tidak berbicara dalam mimpi, melainkan hanya memberikan kehadiran fisik.
Pasangan tersebut juga meminta izin kepada mantan Gubernur Jawa Barat, Rano Karno, untuk menanam pohon di area dekat makam.
Izin tersebut diberikan, dengan harapan pohon dapat memberikan keteduhan bagi peziarah.
Pohon yang direncanakan akan menjadi simbol kehidupan terus berlanjut dan tempat berteduh bagi keluarga serta pengunjung.
Rano Karno menyatakan dukungannya terhadap upaya keluarga Aldiano dalam memperkuat memori Vidi.
Selain menanam pohon, keluarga berencana menyiapkan area tempat duduk sederhana untuk para peziarah.
Langkah ini diharapkan meningkatkan kenyamanan bagi mereka yang rutin datang berdoa.
Para penggemar Vidis menanggapi rencana tersebut dengan antusias, menilai hal itu memperkuat ikatan emosional dengan almarhum.
Mereka juga mengusulkan penggalangan dana untuk mendukung program sosial yang telah direncanakan.
Harry menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, fans, dan lembaga sosial dalam melanjutkan warisan Vidi.
Ia menutup pertemuan dengan doa bersama, memohon agar energi positif tetap mengalir selama 40 hari dan seterusnya.
Besbarini menambahkan harapannya bahwa setiap kunjungan akan menjadi momen refleksi dan penghormatan yang tulus.
Ritual ziarah ini mencerminkan tradisi Jawa yang menghubungkan dunia nyata dengan spiritualitas setelah kematian.
Para saksi mata mencatat suasana haru namun tetap tenang di sekitar makam.
Kegiatan tersebut menegaskan peran keluarga dalam menjaga kenangan dan nilai-nilai yang ditinggalkan oleh Vidi.
Dengan dukungan masyarakat, keluarga Aldiano berharap proyek sosial dan penghijauan dapat berjalan lancar.
Semua pihak sepakat bahwa warisan Vidi akan terus hidup melalui aksi nyata dan doa yang tak henti.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan