Media Kampung – 24 Maret 2026 | Viva Madiun, 24 Maret 2026 – Penyanyi pop Jawa Gilga Sahid kehilangan ibunya, Luluk Erta Biati, yang meninggal pada Minggu, 23 Maret 2026 di sebuah rumah sakit setempat.
Menurut konfirmasi manajer pribadi Gilga, sang ibu menghembuskan napas terakhir pada pukul 18.41 WIB di rumah sakit tersebut.
Manajer menegaskan, “Iya benar, Ibu dari Gilga Sahid kemarin tutup usia. Kami mendapat kabar pukul 18.41 WIB di salah satu rumah sakit di Kota Madiun,”.
Setelah diumumkan, keluarga segera menyiapkan proses pemakaman dan jenazah dimakamkan pada malam yang sama di tanah kelahiran Luluk Erta Biati.
Gilga Sahid, yang dikenal lewat lagu viral “Nemen”, sedang berada pada puncak popularitas di kancah musik Jawa pop.
Ibunya, Luluk Erta Biati, lama menjadi sumber motivasi dan dukungan utama dalam karier Gilga sejak ia memulai karier dari panggung kecil.
Ratusan penggemar menanggapi berita duka ini melalui media sosial, menyampaikan doa dan dukungan dengan komentar singkat dan simbol hati.
Rekan musisi dan artis lain, termasuk Happy Asmara, suami Gilga, turut menyampaikan belasungkawa secara resmi di akun Instagram masing-masing.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab kematian Luluk Erta Biati.
Happy Asmara, yang juga dikenal sebagai penyanyi pop, menambahkan dukungan moral kepada Gilga lewat pesan pribadi kepada tim manajemen.
Meskipun tengah berduka, profil Instagram Gilga Sahid tetap menampilkan konten panggung tanpa posting khusus tentang ibunya.
Kehilangan ini dianggap sebagai pukulan berat bagi Gilga, mengingat kedekatan emosional yang kuat antara mereka.
Para pengamat musik menilai bahwa kesedihan ini mungkin mempengaruhi jadwal konser dan rekaman Gilga dalam beberapa minggu ke depan.
Pihak manajemen menegaskan bahwa semua agenda publik akan tetap dijalankan, namun dengan penyesuaian yang diperlukan.
Kejadian ini menambah deretan berita duka di industri hiburan Jawa, mengingat beberapa artis lain juga baru saja kehilangan anggota keluarga.
Penggemar diharapkan untuk menghormati proses duka keluarga dan tidak menyebarkan spekulasi mengenai penyebab kematian.
Dengan pemakaman yang dilaksanakan pada malam yang sama, keluarga menegaskan keinginan untuk menyelesaikan prosesi secara cepat sesuai tradisi setempat.
Berita ini menjadi pengingat akan pentingnya dukungan sosial bagi artis yang sedang mengalami masa berduka.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan