Peringatan Hari Besar Islam Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026 merupakan momentum strategis untuk menyampaikan pesan keislaman secara sederhana, singkat, dan relevan, khususnya kepada remaja dan generasi Z.

Ceramah dan kultum Isra Miraj tidak harus panjang atau berat. Justru, pesan yang ringkas, kontekstual, dan menyentuh realitas anak muda akan lebih mudah diterima dan diamalkan.

Artikel ini menyajikan ceramah singkat, teks kultum siap pakai, serta pendekatan Isra Miraj yang relevan bagi remaja & Gen Z.


Ceramah Singkat Isra Miraj (5–7 Menit)

Tema: Shalat sebagai Koneksi Utama dengan Allah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hadirin yang dirahmati Allah,
Isra Miraj adalah peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam. Dalam satu malam, Rasulullah SAW diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat.

Mengapa shalat begitu istimewa?
Karena shalat adalah satu-satunya ibadah yang perintahnya tidak diturunkan ke bumi, tetapi Nabi Muhammad SAW yang diundang langsung menghadap Allah SWT.

Shalat bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan jiwa. Saat hidup terasa berat, shalat adalah tempat kita mengadu. Saat hati gelisah, shalat adalah penenang.

Mari kita jadikan Isra Miraj sebagai momentum memperbaiki shalat—bukan hanya gerakannya, tetapi juga kekhusyukan dan keikhlasannya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Teks Kultum Isra Miraj Singkat (3–5 Menit)

Tema: Shalat, Tiang Kehidupan Muslim

Isra Miraj mengajarkan kepada kita bahwa shalat adalah tiang agama. Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya. Jika shalatnya rusak, rusak pula kehidupannya.

Bagi generasi muda, shalat sering dianggap rutinitas. Padahal, shalat adalah bentuk komunikasi langsung antara hamba dan Allah.

Allah tidak membutuhkan shalat kita, kitalah yang membutuhkan shalat. Karena itu, mari jadikan shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan harian.

Semoga Isra Miraj menjadikan kita pribadi yang lebih taat, lebih tenang, dan lebih dekat dengan Allah SWT.


Isra Miraj untuk Remaja & Gen Z: Pendekatan Relevan

Generasi Z hidup di era digital, cepat, dan penuh distraksi. Isra Miraj memiliki pesan yang sangat relevan untuk mereka.

1. Shalat sebagai “Reset Harian”

Bagi Gen Z yang akrab dengan gawai, shalat bisa dianalogikan sebagai:

  • Restart sistem ketika hidup mulai error
  • Charging iman saat energi spiritual menurun

2. Isra Miraj Mengajarkan Fokus Tujuan Hidup

Isra Miraj mengingatkan bahwa hidup tidak hanya soal:

  • Popularitas
  • Follower
  • Validasi sosial

Tetapi tentang hubungan dengan Allah dan tujuan akhirat.


3. Menjaga Akhlak di Era Digital

Sebelum Mi’raj, Rasulullah SAW disucikan hatinya. Ini pelajaran penting bagi remaja:

  • Bijak bermedia sosial
  • Menjaga lisan dan jari
  • Tidak mudah menghina atau merundung

4. Shalat Membentuk Mental Tangguh

Shalat melatih:

  • Disiplin waktu
  • Kesabaran
  • Konsistensi

Nilai-nilai ini sangat dibutuhkan Gen Z untuk menghadapi tekanan akademik, sosial, dan masa depan.


Penutup

Ceramah dan kultum Isra Miraj tidak harus berat. Yang terpenting adalah pesan sampai, menyentuh, dan relevan.

Isra Miraj adalah jembatan spiritual lintas generasi. Jika disampaikan dengan bahasa yang tepat, remaja dan Gen Z akan melihat bahwa Islam bukan sekadar aturan, tetapi solusi hidup.

Mari jadikan Isra Miraj 2026 sebagai titik awal membangun generasi muda yang beriman, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.