Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026 bukan hanya momen ibadah personal, tetapi juga kesempatan emas bagi keluarga Muslim untuk menanamkan nilai-nilai keimanan kepada anak sejak dini.

Isra Miraj mengajarkan tentang shalat, kesabaran, ketaatan, dan komunikasi langsung dengan Allah SWT, nilai-nilai yang sangat relevan untuk kehidupan keluarga modern.

Selain mengamalkan ibadah sunnah, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa-doa kebaikan serta menjadikan Isra Miraj sebagai media pendidikan spiritual dalam keluarga.


Doa-doa yang Dianjurkan Saat Isra Miraj

Tidak terdapat doa khusus yang diwajibkan pada malam atau hari Isra Miraj. Namun, para ulama menganjurkan memperbanyak doa-doa kebaikan, terutama yang berkaitan dengan iman, shalat, dan keluarga.

1. Doa Memohon Kekuatan Iman dan Shalat

Allahumma a‘inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika.

Artinya:
“Ya Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baiknya.”

Doa ini sangat relevan dengan makna Isra Miraj sebagai peristiwa turunnya perintah shalat.


2. Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat

Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.

Doa ini dianjurkan dibaca bersama keluarga sebagai pengingat keseimbangan hidup dunia dan akhirat.


3. Doa untuk Anak dan Keluarga

Rabbij‘alni muqimas-shalati wa min dzurriyyati.

Artinya:
“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak keturunanku orang-orang yang tetap mendirikan shalat.”

Doa ini sangat dianjurkan dibaca oleh orang tua sebagai ikhtiar spiritual mendidik anak agar mencintai shalat.


4. Doa Memohon Ampunan dan Kesucian Hati

Allahummaghfir li dzanbi kullahu, diqqahu wa jillahu.

Isra Miraj mengajarkan bahwa sebelum “naik” menghadap Allah, hati harus disucikan.


Hikmah Isra Miraj untuk Keluarga dan Anak

Isra Miraj bukan hanya kisah luar biasa Rasulullah SAW, tetapi juga sarat nilai pendidikan keluarga.

1. Shalat sebagai Fondasi Pendidikan Anak

Isra Miraj menegaskan bahwa shalat adalah pilar utama agama. Orang tua memiliki tanggung jawab besar menanamkan kebiasaan shalat sejak anak masih kecil.

Pelajaran bagi keluarga:

  • Membiasakan shalat berjamaah di rumah
  • Menjadi teladan, bukan hanya perintah
  • Menjelaskan makna shalat dengan bahasa sederhana

2. Keteladanan Rasulullah SAW dalam Kesabaran

Isra Miraj terjadi setelah Rasulullah SAW melalui masa sulit (عام الحزن). Ini mengajarkan keluarga bahwa kesabaran selalu berbuah pertolongan Allah.

Nilai ini penting untuk anak agar:

  • Tidak mudah menyerah
  • Belajar menghadapi kegagalan
  • Memahami bahwa ujian bagian dari kehidupan

3. Komunikasi Spiritual dalam Keluarga

Isra Miraj menunjukkan hubungan langsung antara hamba dan Allah. Orang tua dapat mengajarkan anak bahwa:

  • Berdoa adalah cara berbicara dengan Allah
  • Allah Maha Mendengar
  • Masalah hidup bisa disampaikan lewat doa

4. Pentingnya Pendidikan Akhlak

Sebelum Mi’raj, Rasulullah SAW disucikan hatinya. Ini menjadi pelajaran bahwa akhlak lebih utama dari sekadar kecerdasan.

Keluarga berperan menanamkan:

  • Kejujuran
  • Rendah hati
  • Saling menghormati

5. Membangun Keluarga yang Berorientasi Akhirat

Isra Miraj mengingatkan bahwa kehidupan dunia bukan tujuan akhir. Anak perlu dikenalkan sejak dini bahwa:

  • Hidup punya tujuan ibadah
  • Kebaikan akan dibalas Allah
  • Akhirat adalah tujuan utama

Penutup

Peringatan Isra Miraj 2026 seharusnya menjadi momentum keluarga untuk berdoa bersama, memperbaiki shalat, dan mendidik anak dengan nilai keimanan.

Melalui doa-doa sederhana dan penguatan hikmah Isra Miraj, keluarga Muslim dapat membangun rumah tangga yang lebih tenang, beriman, dan berakhlak mulia.

Isra Miraj bukan hanya peristiwa langit, tetapi pelajaran hidup yang harus turun dan tumbuh di dalam keluarga.