Media Kampung – 30 Maret 2026 | Pemuda di Ciamis mengamuk pecahkan kaca mobil setelah perselisihan di jalan, video menjadi viral.
Kejadian terjadi Jumat 27 Maret 2026 di Kecamatan Sukamantri, saat pengendara motor mengejar mobil yang diduga melanggar.
Motor itu hampir menabrak sepeda motor, memicu kemarahan pengendara.
Pengendara motor menghentikan mobil, lalu memukul spion dan melempar batu hingga kaca depan pecah.
Insiden terekam oleh penumpang mobil dan tersebar di media sosial, memicu perdebatan online.
Polisi setempat segera turun, melakukan mediasi antara kedua belah pihak pada hari berikutnya.
Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono, menyatakan bahwa mediasi menghasilkan kesepakatan damai.
Pengendara motor memberikan klarifikasi, meminta maaf kepada pengemudi mobil dan masyarakat.
Ia juga menyatakan kesiapan mengganti kerusakan kaca serta biaya perbaikan.
Pihak mobil setuju menerima ganti rugi dan tidak melanjutkan proses hukum.
Video lanjutan menampilkan pelaku mengucapkan permohonan maaf secara langsung di akun Humas Polres Ciamis.
Polisi menegaskan bahwa setiap konflik lalu lintas harus diselesaikan secara damai dan melibatkan pihak berwajib.
Kasus ini muncul menjelang Lebaran, ketika volume perjalanan mudik meningkat signifikan.
Kepadatan jalan dan tekanan emosional menjadi faktor yang memperparah potensi konfrontasi.
Aparat mengingatkan pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari aksi balas dendam.
Masyarakat yang menyaksikan kejadian turut membantu menenangkan situasi dengan memanggil polisi.
Laporan menunjukkan tidak ada korban luka serius, hanya kerusakan pada kaca mobil.
Estimasi biaya perbaikan berada di kisaran lima juta rupiah, yang akan ditanggung oleh pelaku.
Pendekatan mediasi ini dianggap efektif dalam menyelesaikan sengketa serupa di wilayah Jawa Barat.
Pihak kepolisian mengajak publik melaporkan insiden serupa melalui layanan 110.
Kasus ini menegaskan pentingnya komunikasi dan toleransi di antara pengguna jalan.
Dengan ganti rugi dan permohonan maaf yang sudah dilakukan, situasi dianggap telah kembali tenang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan