Media Kampung – 28 Maret 2026 | Pertamina Patra Niaga menyatakan pasokan bahan bakar minyak untuk transportasi publik di Jawa Timur tetap terjamin selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Data distribusi menunjukkan rata-rata harian mencapai 2.362 kiloliter, sedikit di atas level normal sekitar 2.330 KL.

Peningkatan tersebut bertepatan dengan lonjakan mobilitas penumpang kereta api yang pada puncak arus balik tercatat antara 48 ribu hingga 52 ribu orang per hari.

Stasiun utama seperti Surabaya Gubeng, Pasar Turi, dan Malang menjadi titik konsentrasi penumpang terbanyak selama periode tersebut.

Transportasi laut juga mengalami kenaikan, dengan pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan rute penyeberangan BanyuwangiBali mencatat arus penumpang yang signifikan.

Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) melaporkan 2.268 penumpang, naik 56 persen dibandingkan rata-rata harian sekitar 1.000 orang.

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, menegaskan bahwa peningkatan frekuensi perjalanan meningkatkan kebutuhan energi, namun pasokan tetap terjaga.

“Pertamina memastikan pasokan BBM untuk operasional kereta api dan angkutan laut di wilayah Jawa Timur tetap tersedia dengan baik, sehingga perjalanan dapat berlangsung lancar dan sesuai jadwal,” ujarnya pada Sabtu (28/3).

Ia menambahkan bahwa perusahaan terus memperkuat kesiapan operasional selama puncak arus balik yang masih berlangsung.

Monitoring distribusi energi dilakukan secara berkala di seluruh wilayah Jawa Timur untuk menjamin ketersediaan BBM bagi masyarakat, industri, dan layanan publik.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen nasional Pertamina dalam menjaga keandalan pasokan energi di tengah fluktuasi permintaan musiman.

Dengan pasokan yang stabil, operator transportasi dapat mempertahankan jadwal keberangkatan tanpa penundaan signifikan, mendukung mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.

Kondisi cuaca yang berubah-ubah di beberapa wilayah perairan juga dipertimbangkan dalam perencanaan logistik bahan bakar, memastikan keselamatan dan kelancaran layanan.

Secara keseluruhan, ketersediaan BBM yang terkelola dengan baik membantu menjaga kelancaran mobilitas publik di jawa timur selama arus balik Lebaran 2026.

Pemerintah daerah Jawa Timur mengapresiasi dukungan Pertamina dalam menjaga stabilitas energi, menilai hal itu penting bagi perekonomian regional selama musim mudik.

Analisis independen menunjukkan bahwa peningkatan pasokan BBM tidak menyebabkan penurunan kualitas layanan, melainkan berkontribusi pada penurunan keterlambatan kereta dan kapal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.