Media Kampung – 27 Maret 2026 | Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengumumkan rencana penerapan skema kerja dari rumah (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya menurunkan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang terdampak oleh ketegangan geopolitik. Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga kelancaran operasional sekaligus mengurangi beban biaya energi.
Inisiatif serupa telah dilaksanakan di beberapa daerah, termasuk DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, Provinsi Jawa Timur, dan Kabupaten Jember, yang masing‑masing mengatur jadwal WFH untuk sebagian besar pegawai tidak langsung melayani publik. Pengalaman mereka menjadi acuan bagi Kulon Progo dalam menyusun regulasi yang tepat.
Lonjakan harga minyak dunia pasca konflik di Timur Tengah, khususnya akibat blokade di Selat Hormuz, memicu kekhawatiran tentang ketersediaan BBM nasional. Pemerintah pusat menekankan pentingnya penghematan energi melalui pengurangan perjalanan dinas yang tidak esensial.
Pemerintah pusat telah mengeluarkan arahan kepada semua pemerintah daerah untuk mengoptimalkan efisiensi energi, termasuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi ASN dalam kegiatan rutin. Arahan ini menjadi dasar legal bagi Kab. Kulon Progo untuk mengimplementasikan WFH.
Di Kulon Progo, Badan Kepegawaian Kabupaten akan menyusun pedoman teknis yang mencakup jam kerja virtual, prosedur absensi digital, serta mekanisme pelaporan hasil kerja harian. Pedoman tersebut akan dikomunikasikan ke semua unit kerja dalam waktu dekat.
Absensi tetap diwajibkan dua kali sehari, yakni pada pukul 07.30 WIB untuk masuk dan 16.00 WIB untuk pulang, mengikuti model yang telah diterapkan di Tangerang. Sistem ini akan dipantau melalui aplikasi resmi pemerintah daerah.
Skema WFH akan mencakup sekitar 50 persen ASN yang tidak memiliki tugas langsung dengan pelayanan publik, sementara unit‑unit yang berinteraksi dengan masyarakat tetap beroperasi secara penuh. Pembagian ini bertujuan agar layanan publik tidak terganggu.
Departemen yang termasuk dalam daftar WFH meliputi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Semua unit tersebut akan melaksanakan kerja dari rumah dengan pengawasan ketat.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan bahwa penetapan hari Rabu sebagai hari WFH menghindari potensi long weekend yang dapat meningkatkan mobilitas dan konsumsi BBM. Pilihan hari pertengahan minggu dianggap paling efektif dalam menjaga ritme kerja.
Di Jember, koordinasi dengan Dinas Pendidikan juga dilakukan untuk menyiapkan skema pembelajaran daring bagi siswa, sebagai bagian dari langkah efisiensi energi yang lebih luas. Pendekatan ini menunjukkan fleksibilitas kebijakan di berbagai sektor.
Analisis internal di Kulon Progo memperkirakan bahwa pengurangan satu hari kerja per minggu dapat menghemat puluhan ribu liter BBM, mengingat rata‑rata jarak tempuh harian ASN sekitar 30 km. Perhitungan ini mencakup semua jenis kendaraan dinas.
Jika diasumsikan setiap ASN menempuh 30 km per hari dengan konsumsi rata‑rata 0,04 liter per kilometer, penghematan BBM per minggu dapat mencapai hampir 100.000 liter bagi seluruh pegawai yang terdaftar dalam skema WFH. Angka ini diharapkan menurunkan beban anggaran daerah.
Bupati Kulon Progo, H. Dwi Suhartono, menegaskan bahwa produktivitas akan tetap terjaga melalui pemantauan hasil kerja, laporan harian, dan evaluasi berkala. Ia menambahkan bahwa sistem kerja ini akan disesuaikan bila terdapat kendala operasional.
Ia juga menegaskan bahwa unit‑unit kritis, seperti kantor pelayanan publik, kantor kepolisian, dan posko kesehatan, akan tetap beroperasi penuh tanpa terpengaruh oleh jadwal WFH. Prioritas utama tetap pada kelancaran layanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kulon Progo optimis bahwa skema WFH akan menjadi komponen penting dalam strategi nasional mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan meningkatkan efisiensi birokrasi. Implementasinya akan dipantau secara berkala untuk memastikan pencapaian target penghematan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan