Media Kampung – 24 Maret 2026 | Bandung memasuki hari-hari menjelang Lebaran 2026 dengan peningkatan aktivitas wisatawan dan warga lokal.
Pasar oleh-oleh kota menampilkan produk modern seperti roti sourdough Roti Macan, bolu pisang Tji Laki 9, dan roti tradisional Sidodadi yang diproduksi sejak 1954.
Roti Macan, yang berlokasi di Buah Batu, menawarkan varian rasa Double Chocolate, Cranberry Cheese, dan Parmigiano Chocolate, serta dapat disimpan tiga sampai empat hari.
Harga roti berkisar Rp28.000, menjadikannya pilihan terjangkau untuk dibawa pulang.
Bolu pisang Tji Laki 9 dijual dalam bentuk loaf seharga Rp140.000 atau potongan Rp25.000, dengan tambahan butter rasa khas.
Toko Liza di Paskal Hypersquare menambah pilihan roti sisir, pia, donat labu, marmer cake, dan kue tape dengan harga mulai Rp11.500.
Produk-produk ini dikemas praktis sehingga tahan lama, cocok untuk perjalanan jauh setelah mudik.
Sementara itu, kepadatan kendaraan kembali ke Bandung dari Garut meningkat tajam sejak pagi hari Selasa 24 Maret.
Persimpangan Kubang di Tarogong Kidul menjadi titik kemacetan utama, dengan antrean panjang di jalur provinsi Tarogong‑Leles‑Kadungora.
Kepolisian dan Posko Pengamanan Kubang menurunkan petugas untuk mengatur arus dan mengurangi hambatan.
Kepala Posko, Ipda Marlina, menegaskan tiga arah utama kendaraan menuju Bandung harus dikelola secara terkoordinasi.
Di sisi lain, DPRD Bandung mengeluarkan imbauan kepada pendatang yang tiba pasca Lebaran agar memiliki tujuan jelas dan siap didata.
Ketua Komisi IV, Iman Lestariyono, menekankan perlunya KTP sementara bagi yang berencana tinggal lama untuk kepastian administratif.
Lestariyono juga mengingatkan risiko ekonomi, termasuk potensi pemutusan hubungan kerja dan persaingan tenaga kerja yang ketat.
Ia menambahkan sikap sopan santun ‘someah hade ka semah’ harus dijaga agar kota tetap nyaman bagi semua warga.
Di sektor olahraga, Persib Bandung berada di puncak klasemen BRI Super League 2025/26 dengan 58 poin menjelang sembilan laga terakhir.
Kapten Marc Klok menegaskan pengalaman dua musim terakhir dan strategi pelatih Bojan Hodak menjadi kunci untuk mempertahankan keunggulan.
Klok mengingatkan tim untuk tidak lengah dan menganggap setiap pertandingan sebagai final, demi meraih tiga gelar beruntun.
Kuliner lokal juga menarik perhatian, khususnya seblak yang kembali populer setelah Lebaran, dengan warung Seblak Sultan, Seblak Cobek Teh Ida, dan Seblak Abdul mencatat antrean panjang.
Seblak Sultan menawarkan paket lengkap mulai Rp15.000, sementara Seblak Cobek Teh Ida menyajikan mie glosor kenyal dengan harga Rp8.000‑Rp25.000.
Seblak Abdul, yang terletak di depan RS Advent, menambah variasi menu seblak, cilok, dan mie seuhah, memperkuat posisi Bandung sebagai destinasi kuliner pedas.
Kombinasi faktor ekonomi, transportasi, dan budaya kuliner memperlihatkan dinamika kota yang intens selama periode Lebaran.
Pemerintah kota diharapkan terus memantau arus kendaraan, mengoptimalkan layanan data penduduk, dan mendukung pelaku usaha lokal agar pertumbuhan tetap berkelanjutan.
Dengan persiapan tersebut, Bandung berupaya menjadikan Lebaran 2026 sebagai momen yang aman, produktif, dan menyenangkan bagi penduduk serta pengunjung.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan