Media Kampung – 24 Maret 2026 | Pada malam takbiran, Bundaran HI menjadi titik fokus perayaan warga Jakarta.
Ribuan orang berkumpul di sekitar bundaran untuk menyaksikan tiup selendang dan pertunjukan budaya.
Suasana diiringi lampu sorot dan musik tradisional, menciptakan nuansa religi sekaligus meriah.
Di samping perayaan, MRT Jakarta memanfaatkan kesempatan dengan meluncurkan tarif khusus Rp243.
Promo berlaku pada Selasa 24 Maret 2026, bertepatan dengan peringatan Hari MRT.
Diskon dapat dinikmati bila pembayaran dilakukan lewat aplikasi MyMRTJ dengan mitra Kredivo, blu by BCA Digital, atau GoPay.
Setiap pengguna hanya dapat mengklaim satu kali selama periode promosi.
Rendy Primartantyo, Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, menegaskan bahwa program ini mengapresiasi masyarakat.
“Hari MRT menjadi momentum menegaskan peran transportasi massal dalam mobilitas aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Program Hari MRT 2026 akan berlangsung dari 24 Maret hingga 24 April, mencakup serangkaian kegiatan publik.
Puncak acara adalah Festival Hari MRT pada 24–25 April, terbuka untuk seluruh warga.
Festival menampilkan pameran, pertunjukan seni, dan simulasi operasional kereta.
Selain tarif khusus, MRT juga memperkenalkan layanan tiket via WhatsApp dengan #MyMRTJChat.
Layanan ini memungkinkan penumpang membeli tiket secara daring melalui chat, mempermudah akses bagi pengguna.
Pengguna cukup mengirimkan kode tiket ke nomor resmi yang disediakan, kemudian menerima QR code untuk masuk ke stasiun.
Pada saat yang sama, MRT memperluas metode pembayaran QRIS Tap di semua gerbang masuk.
Penumpang cukup tap in dan tap out menggunakan ponsel yang mendukung QRIS, mempercepat proses boarding.
Kedatangan layanan digital ini diharapkan mengurangi antrean di loket tiket tradisional.
Di tengah peningkatan layanan, kepolisian melaporkan peningkatan kecelakaan pada periode mudik Lebaran.
Operasi Ketupat hari ke-11 mencatat 251 kecelakaan dengan 17 korban jiwa sejak Jumat malam hingga Senin pagi.
Kerugian material akibat insiden mencapai lebih dari Rp314 juta.
Kombes Pol Marupa Sagala mengingatkan pengendara untuk berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas.
Data menunjukkan volume kendaraan keluar Jakarta pada Minggu 22 Maret mencapai 168.159 unit, naik 65,79% dibandingkan kondisi normal.
Sementara masuk ke Jakarta tercatat 122.994 unit, menurun 3,66% namun sedikit lebih tinggi dari Lebaran tahun lalu.
Peningkatan arus kendaraan menambah kepadatan di kawasan Bundaran HI, terutama pada jam sibuk.
Polri menekankan pentingnya perencanaan perjalanan dan penggunaan jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan.
Mereka juga menambah pos keamanan di titik-titik vital, termasuk Bundaran HI, terminal, dan pelabuhan.
Masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol ketertiban saat menikmati perayaan takbiran di bundaran.
Kombinasi promosi MRT, layanan digital, dan penegakan lalu lintas diharapkan meningkatkan kenyamanan mobilitas Jakarta.
Dengan dukungan inisiatif tersebut, Bundaran HI dapat tetap menjadi pusat aktivitas publik yang aman dan teratur.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan