Media Kampung – 21 Maret 2026 | Kombes Heri Wahyudi dilantik sebagai Kapolrestabes Semarang pada Senin, 12 Maret 2026, menggantikan Brigjen M Syahduddi yang pensiun.

Penunjukan itu diumumkan oleh Kepolisian Daerah Jawa Tengah dalam upacara resmi di Balai Kota Semarang.

Heri Wahyudi, lulusan Akademi Kepolisian 1997, memulai kariernya sebagai perwira di Polres Wonogiri.

Selama lebih dua dekade, ia pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen di Polres Semarang dan Wakil Kepala Divisi Operasi Polres Surakarta.

Pada 2019, ia diangkat menjadi Komandan Resor Polda Jawa Tengah yang bertanggung jawab atas wilayah selatan provinsi.

Pengalaman lapangan yang luas membuatnya dikenal sebagai petugas yang tegas namun mengedepankan dialog dengan masyarakat.

Sebelum ditunjuk, Heri memimpin satuan tugas anti narkotika yang berhasil menurunkan kasus penyalahgunaan narkoba sebesar 15 persen dalam satu tahun.

Keberhasilannya di bidang narkotika menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penetapan dirinya sebagai Kapolrestabes.

Setelah dilantik, Heri menyampaikan visi utama yaitu meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi warga Semarang.

"Saya berkomitmen memperkuat kehadiran polisi di setiap sudut kota, serta meningkatkan sinergi dengan masyarakat dan instansi terkait," ujar Heri dalam sambutan singkat.

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara adil dan tanpa pandang bulu.

Heri juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam memerangi kejahatan.

Ia berencana memperluas jaringan kamera pengawas (CCTV) serta mengoptimalkan sistem pemantauan digital di pusat kota.

Menurut data kepolisian, tingkat kejahatan di Semarang mengalami penurunan 8 persen pada tahun 2025, namun masih ada tantangan di bidang pencurian motor dan penipuan online.

Heri berjanji akan menambah patroli rutin di area rawan serta mengadakan sosialisasi keamanan siber bagi warga.

Ia menambahkan, "Kita tidak hanya menanggapi kejahatan setelah terjadi, melainkan mencegahnya dengan edukasi dan kehadiran fisik polisi," kata Heri.

Pembentukan satuan khusus anti-pencurian motor juga masuk dalam agenda kerja pertama beliau.

Unit tersebut akan berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan dan komunitas pengendara untuk mengidentifikasi modus operandi pelaku.

Selain itu, Heri menginstruksikan peningkatan pelatihan bagi anggota Polresta dalam penanganan kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Ia menilai bahwa penanganan kasus tersebut memerlukan pendekatan yang sensitif dan profesional.

Heri juga menyoroti pentingnya hubungan baik antara kepolisian dan lembaga keagamaan dalam menjaga ketertiban selama musim mudik.

Ia menekankan, "Kerjasama lintas sektoral menjadi kunci utama menjaga stabilitas kota selama periode libur panjang," ujar Heri.

Program kerja lainnya meliputi peningkatan layanan pengaduan masyarakat melalui aplikasi mobile Polri.

Fitur baru pada aplikasi tersebut memungkinkan pelaporan anonim serta pelacakan status penanganan kasus.

Heri berharap inovasi digital ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Dalam beberapa minggu ke depan, ia berencana mengunjungi unit-unit kepolisian di seluruh kecamatan Semarang untuk menilai kebutuhan operasional secara langsung.

Kunjungan tersebut bertujuan mengidentifikasi kendala logistik serta meningkatkan moral anggota kepolisian.

Ia juga berjanji memberikan penghargaan kepada petugas yang berhasil menurunkan angka kriminalitas di wilayah masing-masing.

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polresta Semarang.

Secara keseluruhan, penunjukan Kombes Heri Wahyudi mencerminkan upaya pemerintah daerah memperkuat keamanan publik.

Dengan latar belakang yang luas dan fokus pada teknologi serta kemasyarakatan, ia diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Semarang.

Komitmen yang disampaikan pada pelantikan menegaskan arah kebijakan kepolisian kota ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.