Rombongan truk bantuan milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi sorotan publik setelah rekaman perjalanannya melintasi tanjakan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat, viral di media sosial. Truk-truk tersebut membawa bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumatera.

Video berdurasi sekitar satu menit lebih itu diunggah akun Instagram @trucksumbar32 pada Kamis (4/12/2025). Akun tersebut dikenal rutin membagikan rekaman kendaraan berat yang melintas di jalur ekstrem Sitinjau Lauik. Dalam unggahan itu, pemilik akun menyertakan keterangan singkat “JAWA TENGAH PEDULI”.

Rekaman menunjukkan beberapa truk bertanda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah dan sejumlah kabupaten/kota di wilayah tersebut. Seluruh kendaraan merupakan bagian dari rombongan bantuan yang sebelumnya dilepas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Senin (1/12/2025).

Selain membawa logistik seperti makanan, obat-obatan, pakaian, dan perlengkapan dasar lainnya, rombongan juga memuat personel BPBD, tenaga medis, serta tim pendukung yang dikirim melalui jalur darat.

Dalam hitungan jam, video tersebut mendapat lebih dari 88 ribu tanda suka dan ribuan komentar. Mayoritas warganet mengapresiasi langkah Pemprov Jateng yang dianggap menunjukkan solidaritas dan memperkuat rasa persaudaraan antarwilayah.

Sejumlah warganet bahkan menyampaikan doa bagi para petugas yang menempuh perjalanan panjang dari Jawa Tengah menuju Sumatera Barat. Sebagian lainnya mengaku terharu melihat bentuk kepedulian tersebut.

Pemprov Jateng sebelumnya mengumumkan pengiriman bantuan melalui dua jalur, yakni udara dan darat. Jalur udara diprioritaskan untuk pemberangkatan 40 personel SAR, tenaga medis, dan dokter, yang dilepas pada Senin (1/12/2025). Sementara itu, jalur darat digunakan untuk membawa kebutuhan logistik serta sarana pendukung lainnya.

Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa skema pengiriman ganda ini diperlukan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan sesuai kebutuhan lapangan. Ia menjelaskan bahwa armada yang dikirim melalui darat terdiri dari empat hingga lima truk logistik, beberapa kendaraan double cabin, hingga ambulans.

Pemprov Jateng juga menyiapkan perlengkapan pendukung, mulai dari pakaian dalam dan seragam sekolah hingga makanan siap saji, alat penjernih air, kendaraan trail, dan dapur umum portabel untuk menjangkau zona bencana di wilayah terpencil. (balqis).