Media Kampung – 18 Maret 2026 | Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengantisipasi lonjakan mobilitas penduduk pada periode mudik Lebaran 2026 dengan menyiapkan sepuluh pos layanan kesehatan yang tersebar di titik‑titik strategis wilayah. Penempatan pos ini bertujuan memberikan akses medis cepat bagi pemudik, sopir, serta masyarakat lokal yang membutuhkan pemeriksaan atau pertolongan pertama selama perjalanan.

Lokasi Pos Kesehatan

Sepuluh lokasi dipilih berdasarkan intensitas arus manusia dan kedekatannya dengan fasilitas transportasi utama. Tempat‑tempat tersebut meliputi:

  • Terminal Bus Rogojampi
  • Terminal Bus Gambiran
  • Pelabuhan Ketapang
  • Stasiun Kereta Ketapang
  • Bandara Banyuwangi
  • Pusat Kecamatan Genteng
  • Masjid Baiturrohman di Kalibaru
  • Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalibaru
  • Posko Gabungan di Taman Sritanjung bersama Polresta
  • Paltuding Ijen, daerah perbatasan

Penempatan di wilayah perbatasan seperti Kalibaru, Wongsorejo, dan Paltuding Ijen diharapkan dapat menjangkau pemudik yang melintasi jalur lintas provinsi.

Layanan yang Disediakan

Setiap pos kesehatan menawarkan paket layanan dasar, antara lain pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis singkat, penanganan gawat darurat, serta stabilisasi pasien sebelum dirujuk ke rumah sakit terdekat. Tenaga medis yang bertugas berasal dari rumah sakit, puskesmas, dan klinik di seluruh banyuwangi, memastikan keberagaman keahlian dan kesiapan operasional.

Fasilitas Pendukung

Selain pos kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi menyiapkan 13 unit Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit serta 18 puskesmas rawat inap yang tetap beroperasi 24 jam. Pada hari libur Lebaran, 13 puskesmas rawat jalan dibuka dengan jam layanan 08.00–14.00 WIB untuk menanggulangi kebutuhan medis non‑darurat.

Koordinasi antar lembaga, termasuk Polri dan dinas terkait, diatur untuk mempercepat respons bila terjadi insiden medis di jalur perjalanan. Semua unit beroperasi secara sinergis untuk meminimalkan waktu penanganan dan memastikan rujukan yang tepat.

Komitmen Pemerintah Daerah

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menegaskan bahwa penempatan pos kesehatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjamin keamanan dan kesehatan masyarakat selama arus mudik. Ia menambahkan bahwa kesiapan layanan akan terus dipantau hingga akhir periode Lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan, Amir Hidayat, menekankan bahwa keberlanjutan layanan kesehatan pada masa libur merupakan prioritas utama. Ia menyatakan, “Kami berkomitmen menyediakan akses layanan yang cepat, aman, dan responsif, serta siap mengantisipasi potensi kegawatdaruratan di sepanjang jalur mudik.”

Dengan jaringan pos kesehatan, UGD, dan puskesmas yang siap siaga, Pemerintah kabupaten banyuwangi berharap dapat mengurangi risiko kesehatan yang sering muncul pada musim mudik, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang melakukan perjalanan pulang kampung.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.