MediaKampung.com, Banyuwangi – Operasional penyeberangan di Pelabuhan Ketapang akan ditutup sementara dalam rangka peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 atau 2026.

Penutupan dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan Nyepi yang diperingati umat Hindu, terutama di Bali, dengan menghentikan seluruh aktivitas penyeberangan selama satu hari penuh.

Berdasarkan pengumuman Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur melalui Satpel Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, operasional pelabuhan dihentikan mulai 18 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.

“Dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 (2026), operasional Pelabuhan Penyeberangan Ketapang akan ditutup sementara,” demikian pengumuman resmi melalui akun Instagram Satpel Ketapang.

Selama periode tersebut, seluruh layanan kapal ferry dari Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk maupun sebaliknya tidak akan beroperasi.

Masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari Jawa menuju Bali atau sebaliknya diminta menyesuaikan jadwal perjalanan sebelum penutupan diberlakukan.

Operasional penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk dijadwalkan kembali normal pada 20 Maret 2026 pukul 06.00 WIB.

Pengelola pelabuhan juga mengimbau pengguna jasa penyeberangan dan operator transportasi memperhatikan jadwal tersebut untuk menghindari penumpukan kendaraan dan penumpang menjelang waktu penutupan.