Banyuwangi, MediaKampung.com – Suasana keakraban terasa kuat ketika jajaran Kepolisian Resor Kota Banyuwangi duduk satu meja bersama puluhan wartawan dan pimpinan organisasi pers dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk tasyakuran dan silaturahmi ini digelar di Hotel Aston Banyuwangi, Senin, 9 Februari 2026, dengan konsep sederhana namun penuh makna: ngopi bareng insan media.
Secara faktual, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Polresta Banyuwangi dalam rangka HPN 2026 dengan mengusung tema nasional “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Hadir dalam acara ini Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., mewakili Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi para Pejabat Utama Polresta Banyuwangi serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyuwangi, Dini, sebagai perwakilan pemerintah daerah.
Sejumlah tokoh dan organisasi pers Banyuwangi turut hadir, di antaranya Ketua PWI Banyuwangi Budi Wiriyanto, Ketua IJTI Banyuwangi Samsul Arifin, perwakilan Rumah Kebangsaan Hakim Said, Ketua Seblang Erwin, serta pimpinan dan anggota berbagai organisasi media seperti FRN, IWB, IWOI, PW MOI, KJJT, SMSI, dan Ganesha. Ratusan jurnalis dari media cetak, daring, dan elektronik memenuhi ruang pertemuan Hotel Aston Banyuwangi.
Dalam sambutannya, AKBP Teguh Priyo Wasono menyampaikan apresiasi atas kontribusi insan pers yang selama ini berperan aktif mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Banyuwangi. Ia menegaskan bahwa pers yang sehat adalah pers yang mampu menyajikan informasi akurat, berimbang, dan edukatif, tanpa memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
Menurutnya, hubungan Polri dan media bersifat saling melengkapi. Kepolisian membutuhkan media sebagai saluran informasi publik dan imbauan kamtibmas, sementara masyarakat membutuhkan pers sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya. Sinergi tersebut, kata dia, menjadi salah satu fondasi terciptanya situasi daerah yang kondusif, yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kekuatan sosial.
AKBP Teguh juga menekankan bahwa media memiliki fungsi kontrol yang penting bagi institusi kepolisian. Kritik yang disampaikan secara objektif dan berimbang dinilai sebagai bagian dari proses evaluasi agar Polri terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kabupaten Banyuwangi sendiri dikenal memiliki ekosistem media lokal yang cukup dinamis, dengan keberadaan berbagai organisasi pers dan wartawan yang aktif mengawal isu-isu publik, pembangunan daerah, serta pelayanan pemerintahan. Forum seperti peringatan HPN ini menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi dua arah antara aparat dan insan pers di daerah.
Kegiatan peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Banyuwangi ditutup dengan ramah tamah, ngopi bersama, dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan. Polresta Banyuwangi dan insan pers sepakat untuk terus menjaga soliditas dan komunikasi yang sehat demi terciptanya Banyuwangi yang aman, damai, dan kondusif.












Tinggalkan Balasan