Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggulirkan penyegaran birokrasi. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi merotasi puluhan pejabat struktural dengan satu pesan tegas: aparatur sipil negara harus lebih dekat dengan realitas warga di lapangan.
Sebanyak 58 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas resmi dilantik dalam agenda rotasi jabatan yang digelar di Kantor Dinas Sosial PPKB Banyuwangi, Jumat sore (23/1/2026). Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ipuk Fiestiandani.
Dalam sambutannya, Bupati Ipuk menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari strategi mempercepat kinerja birokrasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kehadiran pejabat di lapangan, bukan hanya mengandalkan laporan administrasi.
Menurut Ipuk, memahami persoalan warga secara langsung akan membuat kebijakan dan program pemerintah lebih tepat sasaran, terutama di sektor pelayanan dasar.
Di titik inilah birokrasi diuji. bukan dari banyaknya rapat, melainkan dari seberapa cepat solusi hadir di tengah warga.
Rotasi kali ini menyentuh sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) mengalami pergeseran untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi.
Choiril Ustadi Yudawanto yang sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum Setda kini dipercaya sebagai Inspektur Banyuwangi. Posisi yang ditinggalkannya diisi oleh Budi Santoso, sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian.
Sementara itu, Yoppy Bayu Irawan yang semula memimpin Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kini menempati jabatan Kepala Satpol PP. Jabatan Kadamkarmat beralih kepada Edy Supriyono, yang sebelumnya menjabat staf ahli.
Perombakan juga terjadi di sektor pelayanan sosial dan kebencanaan. Henik Setyorini, sebelumnya Kepala Dinas Sosial PPKB, kini menjabat Kepala DPMPTSP Banyuwangi. Posisi BPBD yang ditinggalkan Danang Hartanto kini diisi Partana, sementara Danang sendiri dipercaya memimpin Dinas Pertanian dan Pangan.
Di sisi lain, Wawan Yadmadi yang sebelumnya menjabat Kepala Satpol PP kini bergeser menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian.
Perubahan juga menyentuh sektor keuangan daerah. Samsudin, eks Kepala Bapenda, kini dipercaya memimpin BPKAD Banyuwangi.
Selain pejabat OPD, sejumlah camat juga ikut dirotasi. Andik Basuki, yang sebelumnya menjabat Camat Pesanggaran, kini dipercaya memimpin Kecamatan Banyuwangi Kota. Ia menggantikan Hartono, yang dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Rotasi camat ini dinilai penting karena kecamatan menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat.
Menutup arahannya, Bupati Ipuk berharap rotasi ini mampu mempercepat ritme kerja birokrasi Banyuwangi, terutama dalam merespons aduan dan kebutuhan warga.
Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan menuntut ASN yang adaptif, mau turun ke lapangan, dan tidak berjarak dengan masyarakat.
Dengan komposisi baru ini, publik menanti sejauh mana perubahan struktur benar-benar berdampak pada kualitas layanan yang dirasakan warga sehari-hari.

















Tinggalkan Balasan