Banyuwangi – Dinamika Nahdlatul Ulama di Banyuwangi kembali menghangat pada akhir pekan. Sejumlah pengurus Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi kubu Sultan menggelar pertemuan khusus dengan Penjabat Ketua Umum PBNU, Zulfa Mustofa, Minggu sore (28/1/2026).

Pertemuan berlangsung tertutup di salah satu ruangan Warung Sate Bagong, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, dan berlangsung sekitar setengah jam.

Agenda tersebut hanya dihadiri tiga perwakilan PCNU Banyuwangi, yakni Ainur Rofiq, Saiful Waton, dan Abdul Aziz. Sementara belasan pengurus lainnya menunggu di luar ruangan.

Pertemuan ini bertepatan dengan agenda KH Zulfa Mustofa yang sebelumnya mengisi pengajian di halaman Kantor MWC NU Cluring. Menurut Saiful Waton, pertemuan tersebut memang telah direncanakan sejak perjalanan dari Surabaya.

Dalam pertemuan tertutup itu, pihak PCNU Banyuwangi menyampaikan berbagai perkembangan dan dinamika internal organisasi di tingkat cabang. Sebaliknya, KH Zulfa Mustofa juga memaparkan situasi dan dinamika di tubuh PBNU maupun PWNU di sejumlah daerah.

Saiful Waton mengungkapkan, pertemuan berlangsung cair dan penuh keakraban. Bahkan, sempat muncul candaan terkait dinamika kepengurusan NU di Banyuwangi yang belakangan menjadi perhatian publik.

Di titik ini, pertemuan tidak hanya menjadi forum komunikasi, tetapi juga ruang bertukar pandangan antara pengurus cabang dan pimpinan pusat.

Sementara itu, Ainur Rofiq mengaku bersyukur bisa bertemu langsung dan secara khusus dengan Pj Ketua Umum PBNU. Ia menyebut pertemuan tersebut memberikan banyak informasi strategis, sekaligus kesempatan menyampaikan sejumlah hal penting.

Menurutnya, tidak semua pembahasan bersifat konsumsi publik. Sebagian merupakan persoalan internal organisasi yang membutuhkan kehati-hatian dan kebijaksanaan dalam menyikapinya.

Hal senada disampaikan Abdul Aziz. Ia menyebut kehadirannya dalam pertemuan tersebut juga membawa amanah dari Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, untuk menyampaikan salam dan arahan kepada KH Zulfa Mustofa.

Setelah menerima arahan dari Sekjen PBNU, pengurus PCNU Banyuwangi kubu Pro Rais Aam dan Sekjen PBNU kemudian membagi peran. Sebagian pengurus mendampingi KH Zulfa Mustofa saat pengajian, sementara lainnya mengikuti agenda ramah tamah di lokasi pertemuan.

Pertemuan ini menambah daftar komunikasi intensif antara pengurus NU di daerah dan pimpinan pusat, di tengah dinamika organisasi yang masih terus bergerak.