Banyuwangi – Aktivitas memasak di rumah-rumah warga Banyuwangi dan sekitarnya diperkirakan meningkat selama libur panjang Isra Miraj 1447 Hijriah. Untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut, Pertamina memastikan pasokan elpiji tabung 3 kilogram tetap tersedia dengan menambah stok secara signifikan di wilayah Banyuwangi dan kawasan penyangga.

Penambahan pasokan dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) melalui Integrated Terminal (IT) BBM/LPG Banyuwangi.

Selama periode libur Isra Miraj, Pertamina menambah pasokan LPG 3 kilogram sekitar 54 persen dibandingkan konsumsi harian normal. Untuk wilayah layanan Integrated Terminal BBM/LPG Banyuwangi yang meliputi Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi, total tambahan mencapai 95.760 tabung.

Tambahan tersebut setara dengan alokasi fakultatif sekitar 50 persen dari rata-rata konsumsi harian normal, yang disiapkan khusus untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama libur panjang.

Secara rinci, wilayah Banyuwangi mendapatkan tambahan pasokan sebanyak 34.720 tabung dari konsumsi normal harian 63.616 tabung. Situbondo memperoleh tambahan 11.760 tabung dari rata-rata harian 23.722 tabung.

Sementara itu, Bondowoso menerima tambahan 11.200 tabung dari kebutuhan normal 20.810 tabung per hari. Adapun Jember mendapatkan tambahan paling besar, yakni 38.080 tabung dari konsumsi harian normal sebanyak 77.325 tabung.

Di titik ini, dapur warga menjadi pusat aktivitas keluarga selama libur keagamaan, sehingga ketersediaan elpiji menjadi perhatian utama.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan pasokan elpiji selama libur panjang berada dalam kondisi aman.

Ia menjelaskan bahwa LPG menjadi salah satu produk energi yang paling banyak digunakan masyarakat saat momen libur keagamaan. Karena itu, Pertamina melakukan mitigasi dengan penyaluran fakultatif sebagai tambahan di luar distribusi reguler.

Selain LPG, Pertamina juga menyiapkan layanan BBM dengan melakukan penguatan stok serta pengecekan SPBU secara intensif, termasuk memastikan kualitas dan kuantitas bahan bakar tetap terjaga.

Pertamina turut mengingatkan masyarakat agar menggunakan LPG sesuai peruntukannya. Tabung 3 kilogram merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Bagi masyarakat yang tergolong mampu, Pertamina mendorong penggunaan LPG non-subsidi seperti Bright Gas agar distribusi elpiji bersubsidi tetap tepat sasaran dan tidak mengganggu kebutuhan warga yang berhak.

Dengan penguatan stok ini, diharapkan aktivitas warga selama libur Isra Miraj di Banyuwangi dan sekitarnya dapat berjalan lancar tanpa kekhawatiran kelangkaan energi rumah tangga.