Banyuwangi – Bayi laki-laki yang ditemukan di teras rumah warga Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (14/1/2026) malam, ditinggalkan bersama secarik surat tulisan tangan. Dalam surat tersebut, orang tua bayi meminta agar peristiwa itu tidak disebarluaskan.

Kapolsek Glagah Iptu Edy Jaka Supaat membenarkan adanya surat yang ditemukan di dalam kardus bersama bayi dan sejumlah perlengkapan.

“Surat ditemukan di dalam kardus bersama bayi dan perlengkapan bayi. Surat itu ditujukan kepada pemilik rumah,” ujar Edy Jaka, Kamis (15/1/2026).

Dalam surat tersebut, penulis menyampaikan permohonan maaf sekaligus berharap bayi dapat dirawat oleh pemilik rumah. Penulis mengaku tidak memiliki pilihan lain selain menitipkan anaknya.

“Bu, sebelumnya saya minta maaf ya. Saya harap ibu menerimanya. Saya minta tolong, ya, Bu,” demikian salah satu kutipan isi surat.

Penulis surat juga mengakui perbuatannya dan menyampaikan penyesalan, serta meminta bayi dirawat seperti anak sendiri. Di bagian akhir surat, orang tua bayi kembali meminta agar kejadian tersebut tidak diviralkan.

Bayi laki-laki itu ditemukan dalam kardus mi instan di teras rumah warga sekitar pukul 22.00 WIB. Keberadaan bayi diketahui setelah penghuni rumah mendengar suara tangisan.

Warga kemudian melaporkan temuan tersebut ke Polsek Glagah. Polisi bersama tenaga kesehatan mengevakuasi bayi dan membawanya ke fasilitas medis.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi bayi sehat. Setelah mendapat penanganan di klinik, bayi dirujuk ke RSUD Blambangan untuk pemeriksaan lanjutan.

“Kami berkoordinasi dengan Unit Reskrim dan Inafis Polresta Banyuwangi untuk menyelidiki dan mencari orang tua bayi tersebut,” tambah Edy Jaka.