Banyuwangi – Sebuah rumah di Dusun Dadapan, Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, dilalap api pada Rabu, 14 Januari 2025. Kebakaran tersebut menghanguskan hampir seluruh bagian rumah hingga hanya menyisakan tembok dan puing-puing arang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di rumah.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi segera menuju lokasi kejadian.

Petugas langsung melakukan upaya pemadaman di rumah milik Nur Jannah (48). Api sudah membesar saat petugas tiba di lokasi.

“Kami melakukan pemadaman pada titik-titik api untuk memutus rantai api,” kata Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 1,5 jam. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB, namun petugas masih melakukan penyemprotan lanjutan.

“Kami melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api tersembunyi dan membongkar struktur puing-puing material yang terbakar untuk mencegah penyalaan ulang,” ujarnya.

Yoppy menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sukron (31). Ia terbangun setelah mendengar suara percikan api dan melihat kobaran api dari rumah korban.

Sukron kemudian membangunkan warga sekitar. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas tiba.

Hasil asesmen sementara, titik api diduga berasal dari ruang tengah rumah. Kebakaran dipicu korsleting listrik pada stop kontak yang kemudian merambat ke seluruh bagian rumah.

Akibat peristiwa tersebut, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp100 juta. Kerugian tersebut meliputi bangunan rumah dan sejumlah perabotan yang terbakar.

“Kerugian bangunan sekitar Rp70 juta dan perkakas rumah tangga sekitar Rp30 juta,” pungkas Yoppy.