BANYUWANGI โ€“ Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menghimpun donasi melalui program ASN Berbagi yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab. Pada Desember 2025, dana yang terkumpul mencapai lebih dari Rp500 juta.

Donasi tersebut akan disalurkan kepada warga prasejahtera di Kabupaten Banyuwangi serta masyarakat terdampak bencana alam di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatera.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, penggalangan dana kali ini dilakukan khusus untuk memperkuat kepedulian sosial menjelang puncak peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254.

โ€œKhusus bulan ini, donasi ASN selain untuk warga prasejahtera Banyuwangi, juga dialokasikan membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera dan Aceh,โ€ ujar Ipuk, Sabtu (20/12/2025).

Penyerahan donasi dilakukan pada puncak peringatan Harjaba ke-254 yang digelar di Gesibu Blambangan, Sabtu malam. Penyaluran bantuan ke wilayah Sumatera dilakukan melalui Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Sumatera.

Ipuk menjelaskan, Ikawangi Sumatera dipilih karena telah bergerak langsung di lokasi bencana dan dinilai memahami kebutuhan mendesak para korban.

โ€œKami menyalurkan melalui Ikawangi Sumatera karena mereka sudah berada di lapangan dan mengetahui bantuan apa yang paling dibutuhkan oleh korban,โ€ katanya.

Selain donasi dari ASN, kepedulian sosial juga datang dari pihak lain. Salah satu personel band Kotak yang tampil dalam konser puncak Harjaba turut menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk korban bencana.

Di lokasi acara, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi juga menghimpun donasi dari penonton konser. Dari penggalangan tersebut, terkumpul dana sekitar Rp8,5 juta.

Ipuk berharap, bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana serta membantu pemulihan pascabencana.

โ€œSemoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kesulitan saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,โ€ ujar Ipuk.

Program ASN Berbagi sendiri merupakan agenda rutin bulanan Pemkab Banyuwangi. Selama ini, dana yang dihimpun digunakan untuk mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan daerah.

Bentuk bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, bantuan pangan berprotein untuk penanganan stunting, bantuan biaya hidup bagi warga prasejahtera, hingga dukungan pendidikan.

โ€œIni adalah bentuk gotong royong ASN untuk mempercepat upaya pengentasan kemiskinan dan memperkuat solidaritas sosial,โ€ pungkas Ipuk.