BANYUWANGI – Seorang pria pemecah batu dilaporkan hanyut terseret arus deras Sungai Badeng di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Jumat (5/12/2025) sore. Korban bernama Ponirin (55), warga Dusun Sumberagung, Desa Sumberbulu. Tim SAR gabungan hingga malam hari masih melakukan upaya pencarian.
Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setya Budi, membenarkan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat Ponirin bekerja di tengah aliran sungai, tepatnya di area PLTMH Mikrohidro Sempol.
“Keberadaan korban hingga kini masih misterius dan masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan,” ujar Wahyu, Jumat malam.
Menurut keterangan saksi, hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu menyebabkan debit air meningkat cepat. Rekan-rekan korban sempat memperingatkan agar Ponirin segera menepi.
“Hingga sekitar 15 menit, debit air semakin besar hingga menyeret korban,” jelas Wahyu.
Ia menambahkan, Ponirin sempat berusaha bertahan. “Korban sempat berpegangan pada batu sambil menunggu rekannya mengambil alat bantu,” katanya.
Namun saat rekannya kembali membawa tali untuk menolong, Ponirin sudah tidak terlihat. Ia diduga kuat hanyut terbawa arus deras Sungai Badeng yang mendadak meluap.
Hingga malam, pencarian dilakukan menyusuri aliran sungai oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga sekitar.
“Malam ini kami mulai melakukan pencarian,” tambah Wahyu.
Operasi pencarian rencananya dilanjutkan hingga kondisi memungkinkan, mengingat arus sungai masih cukup deras pascahujan.
















