Banyuwangi – Persewangi Banyuwangi resmi memperkenalkan skuad dan jersey baru untuk musim ini bertepatan dengan perayaan HUT ke-55, yang digelar di Stadion Diponegoro, Minggu malam (30/11/2025). Sekitar 4.000 suporter memadati stadion untuk menyaksikan langsung peluncuran tim kebanggaan Banyuwangi tersebut.
Acara turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran Forkopimda, yang memberikan dukungan penuh atas persiapan tim berjuluk Laskar Blambangan itu dalam menghadapi Liga 4 musim kompetisi 2025/2026. Persewangi menargetkan promosi ke Liga 3 pada musim berikutnya.
Manajemen memperkenalkan total 27 pemain. Sebelas di antaranya merupakan talenta asli Banyuwangi, sementara sisanya berasal dari berbagai daerah. Dua pemain pinjaman dari klub Liga 1 juga didatangkan dari Persija Jakarta dan Borneo FC.
“Kami berharap Persewangi terus berkembang dan bisa menjadi juara. Saya percaya dengan komposisi tim saat ini, performanya akan semakin baik,” ujar Bupati Ipuk.
Presiden Persewangi Handoko menambahkan bahwa tim akan memulai kompetisi sebagai tuan rumah Grup K pada 11 Desember mendatang.
“Musim ini kami hadir dengan skema yang lebih matang. Semua suporter, sponsor, dan mitra bersatu mendukung Persewangi,” katanya.
Selain skuad, Persewangi juga merilis jersey anyar dengan dominasi warna magenta dan putih, dihiasi motif Batik Gajah Oling. Jersey produksi Segara Apparel itu dirancang untuk membawa identitas Banyuwangi ke kancah sepak bola nasional.
CEO Segara Apparel, Fikri Maulana, menjelaskan bahwa desain jersey menggambarkan ombak perkasa yang melingkari Banyuwangi serta simbolisasi sinar “Sunrise of Java”.
Jersey away mengangkat tema kobaran api Puputan Bayu, serta kembali memasukkan elemen Gajah Oling sebagai simbol kejayaan klub. Desain ini dikerjakan seniman muda Banyuwangi, Muhamad Kemal Malik dan Firman Aji Krisna.
Peluncuran tim ditutup dengan laga uji coba melawan Baruna Nusantara FC, yang dimenangkan Laskar Blambangan dengan skor meyakinkan 3-0.

















