Media Kampung – 18 Maret 2026 | Jember – Pada Selasa (17/3) Bupati Jember, Gus Fawait, melanjutkan rangkaian Safari Ramadan dengan mengunjungi Kecamatan Ledokombo. Kunjungan ini menjadi forum dialog langsung dengan warga desa, ketua RT/RW, serta kader Posyandu di Balai Desa Suren, dan dilanjutkan dengan kegiatan Sholawat Kampoeng bersama tokoh agama di Balai Desa Sukogidri.
Sinergi Pemerintah Daerah hingga Tingkat Desa
Gus Fawait menekankan pentingnya koordinasi lintas tingkatan, mulai dari pemerintah kabupaten hingga unit desa, untuk mempercepat pelaksanaan proyek pembangunan. Ia menyoroti tiga fokus utama yang menjadi agenda dalam Safari Ramadan kali ini, terutama terkait perbaikan infrastruktur jalan.
Peningkatan Status Jalan untuk Mengatasi Kendala Anggaran Desa
Masalah utama yang dihadapi banyak desa adalah keterbatasan anggaran untuk perbaikan jalan. Bupati menyarankan agar desa yang tidak mampu lagi membiayai perbaikan segera mengajukan hibah status jalan menjadi jalan kabupaten. Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten dapat melaksanakan pengaspalan secara legal tanpa terhambat prosedur atau temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pendekatan ini diharapkan mempercepat penanganan jalan rusak sekaligus meminimalkan risiko administratif.
Penguatan Kanal Pengaduan Wadul Gus’e
Selama kunjungan, Gus Fawait juga mempromosikan kanal pengaduan Wadul Gus’e yang semakin banyak dimanfaatkan masyarakat. Ia menilai tingginya partisipasi warga dalam mengirimkan keluhan bukanlah beban, melainkan indikator pengawasan partisipatif yang sehat. Penggunaan kanal tersebut diharapkan dapat mempercepat respons aparatur dalam menanggapi masalah lapangan.
Program Efisiensi BBM melalui Satu Rombongan
Langkah konkret lainnya adalah penerapan kebijakan “Satu Rombongan” bagi seluruh Kepala OPD yang mendampingi Safari Ramadan. Semua pejabat diminta berangkat dalam satu armada bus Hiace, menggantikan kebiasaan menggunakan mobil dinas masing‑masing. Bupati menjelaskan bahwa meski kuota BBM masih aman, kebijakan ini merupakan bentuk empati terhadap beban subsidi energi nasional dan dukungan nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi negara.
Program ini juga selaras dengan upaya penghematan anggaran di tengah fluktuasi harga minyak dunia. Gus Fawait menegaskan bahwa tindakan kecil seperti penggunaan satu kendaraan bersama dapat berkontribusi pada pengurangan konsumsi BBM secara signifikan.
Harapan dan Penutup
Kegiatan Safari Ramadan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Jember. Bupati berharap momentum Ramadan ini menjadi pemantik semangat inovasi dan pelayanan responsif bagi seluruh aparatur sipil. Ia menekankan bahwa efisiensi, sinergi, dan akuntabilitas harus menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan daerah.
Dengan menekankan solusi administratif, optimalisasi kanal pengaduan, dan kebijakan efisiensi bahan bakar, Gus Fawait berupaya menjadikan Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga periode akselerasi layanan publik yang lebih baik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan