Media Kampung – 25 Maret 2026 | Presiden Prabowo Subianto menelpon Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk menyampaikan ucapan Idul Fitri, menandai langkah diplomatik terbaru menjelang hari raya.

Panggilan itu, yang diumumkan Sekretariat Kabinet pada Senin 23 Maret 2026, merupakan bagian dari rangkaian kontak dengan pemimpin negara mayoritas Muslim, menegaskan komitmen Indonesia terhadap solidaritas antarnegara pada momen suci.

Dalam sambungan yang sama, Prabowo juga menyapa Presiden Mesir Abdel Fattah al‑Sisi, Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan, serta Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, sebagaimana tertera di akun Instagram resmi sekretariat.

Sebelumnya, presiden juga menghubungi Raja Yordania Abdullah II dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, menyampaikan pesan damai dan kebahagiaan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa silaturahmi “menjadi doa dan harapan untuk menjaga kedekatan, dukungan, serta kerja sama antarnegara, khususnya di momentum Idul Fitri.”

Ia menambahkan bahwa upaya tersebut bertujuan memperkuat hubungan bilateral dengan Palestina, sahabat lama yang selalu didukung Indonesia sejak masa kemerdekaan.

Pengamat menilai bahwa waktu panggilan tersebut bertepatan dengan peran aktif Indonesia dalam diskusi PBB mengenai solusi dua‑negara dan inisiatif diplomatik terbaru di Timur Tengah.

Dengan menghubungi Abbas, Prabowo menegaskan dukungan politik Indonesia yang konsisten terhadap hak penentuan nasib Palestina, sikap yang sering diungkapkan di forum internasional.

Panggilan tersebut juga dimaksudkan memperkuat kerja sama ekonomi dan budaya, dengan sekretariat menyebutkan potensi kolaborasi di bidang perdagangan, pariwisata, serta bantuan kemanusiaan.

Pengamat mencatat bahwa keterlibatan pemimpin Mesir, UAE, dan Malaysia mencerminkan strategi Indonesia membangun koalisi negara Muslim moderat untuk stabilitas regional.

Serangkaian panggilan yang dimulai dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menunjukkan upaya terkoordinasi memanfaatkan musim raya untuk mempererat hubungan diplomatik.

Seiring mendekatnya libur Idul Fitri, pemerintah mengharapkan gestur tersebut berujung pada proyek bersama konkret serta memperkuat ikatan moral yang menjadi dasar kebijakan luar negeri Indonesia.

Penutup minggu ini menandai serangkaian pertemuan tingkat tinggi, dan sekretariat berencana menindaklanjuti telepon dengan nota diplomatik serta kunjungan menteri pada akhir tahun.

Secara keseluruhan, ucapan Idul Fitri presiden prabowo menegaskan komitmen pada nilai kemanusiaan, perdamaian regional, dan persahabatan abadi antara Indonesia dan Palestina.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.