Media Kampung – 21 Maret 2026 | Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan Baktiar Najamudin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang melaksanakan sholat Idul Fitri bersama korban banjir di Aceh Tamiyang, Kabupaten Aceh.
Kunjungan presiden pada hari raya tersebut dipandang sebagai tanda empati dan kehadiran negara di tengah situasi darurat yang masih berlangsung.
Dalam pernyataannya di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sultan menegaskan bahwa aksi tersebut menyiratkan komitmen pemerintah untuk memberikan harapan, berbagi kebahagiaan, serta merasakan kesedihan masyarakat terdampak.
“Presiden memastikan negara melalui pemerintah yang dipimpinnya berkomitmen menghadirkan harapan, berbagi kebahagiaan serta turut merasakan kesedihan masyarakat yang menjadi korban banjir pada Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Presiden Prabowo tiba bersama delegasi resmi dan tim relawan, kemudian memimpin sholat Idul Fitri secara bersamaan dengan korban yang masih menunggu bantuan.
Acara tersebut berlangsung di lapangan terbuka yang telah dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiyang, dengan ribuan penduduk mengamati.
Sultan menambahkan bahwa banjir pada Desember lalu menimbulkan kerugian luas, menelan banyak nyawa, serta memisahkan ribuan keluarga dari orang terdekat.
Ia menilai kehadiran presiden sebagai peristiwa langka dalam sejarah kepemimpinan nasional, mengingat belum ada presiden sebelumnya yang berpartisipasi dalam ibadah Idul Fitri bersama korban bencana.
“Saya kira ini peristiwa langka dan pertama kali dalam sejarah kepemimpinan nasional seorang presiden RI bersedia hadir untuk sholat Idul Fitri bersama korban bencana di daerah. Sebagai orang Sumatera tentunya kami sangat bangga dan respect kepada President,” kata Sultan.
Presiden juga menyoroti langkah-langkah pemerintah pusat dalam mempercepat proses rekonstruksi infrastruktur di wilayah terdampak.
Tim teknis Kementerian PUPR telah menyiapkan rencana pemulihan jalan, jembatan, dan fasilitas umum yang rusak akibat luapan air.
Pemerintah daerah menerima tambahan anggaran alokasi khusus untuk penyaluran bantuan darurat, perbaikan rumah, serta program pemulihan mata pencaharian.
Sultan menyampaikan rasa terima kasih atas konsistensi pemerintah dalam mengalokasikan dana tambahan bagi provinsi dan kabupaten yang paling parah terdampak.
Ia menegaskan bahwa upaya rekonstruksi harus dilaksanakan secara terpadu, melibatkan lembaga pemerintah, swasta, dan masyarakat setempat.
Penguatan sistem peringatan dini dan penataan tata ruang menjadi fokus utama dalam mencegah kejadian serupa di masa depan.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah yang terganggu.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menyalurkan bantuan, baik berupa bahan pokok, obat-obatan, maupun tenaga kerja relawan.
Dalam kesempatan yang sama, Sultan menyoroti perlunya kebijakan jangka panjang yang memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat rawan bencana.
Ia berharap pemerintah dapat terus meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana melalui pelatihan, peralatan modern, dan mekanisme koordinasi yang lebih efisien.
Selain itu, Sultan mengapresiasi upaya pemerintah dalam mempercepat proses perizinan bagi pembangunan kembali rumah-rumah yang hancur.
Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar momentum kebersamaan ini dapat diteruskan hingga pemulihan total wilayah terdampak.
Dengan kehadiran presiden pada hari raya Idul Fitri, pemerintah menegaskan komitmen nyata untuk berada di sisi masyarakat yang paling membutuhkan.
Situasi di Aceh Tamiyang masih memerlukan dukungan berkelanjutan, baik dari pemerintah pusat, daerah, maupun partisipasi masyarakat luas.
Harapan besar kini tertuju pada percepatan program rekonstruksi dan penataan kembali lingkungan agar dapat kembali produktif.
Semangat kebersamaan yang terlihat pada perayaan Idul Fitri diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh bangsa dalam menghadapi tantangan bencana di masa mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan