Banyuwangi – Proses pencarian dan identifikasi korban tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya kembali berlanjut. Dua jenazah yang ditemukan di perairan Kabupaten Jembrana, Bali, diberangkatkan ke Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim identifikasi korban bencana.

Dua jenazah tersebut dievakuasi menuju RSUD Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, guna proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.

Jenazah pertama ditemukan di perairan Gilimanuk pada Minggu (1/2/2026). Sementara jenazah kedua ditemukan di pesisir Pantai Penginuman, Gilimanuk, pada Rabu (4/2/2026) pagi.

Keduanya dievakuasi menggunakan ambulans Dokkes Polres Jembrana sebelum diseberangkan menuju Banyuwangi.

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati membenarkan pelimpahan dua jenazah tersebut ke Polda Jawa Timur. Menurutnya, langkah ini diambil karena adanya dugaan kuat bahwa keduanya merupakan korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya pada 2 Juli 2025.

“Kedua jenazah yang ditemukan Minggu sore dan tadi pagi kami serahkan ke Polda Jatim untuk proses lebih lanjut. Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan Polresta Banyuwangi,” ujar Citra, Rabu (4/2/2026).

Citra menjelaskan, dugaan keterkaitan dengan tragedi KMP Tunu Pratama Jaya muncul karena penemuan jenazah berlangsung bersamaan dengan proses evakuasi bangkai kapal di Selat Bali.

“Karena ditemukan saat proses evakuasi bangkai kapal, maka perlu dilakukan identifikasi ilmiah lebih lanjut untuk memastikan data jenazah,” jelasnya.

Hingga kini, kepolisian belum dapat memastikan identitas maupun jenis kelamin kedua jenazah tersebut. Seluruh proses identifikasi diserahkan kepada tim DVI yang memiliki kewenangan dan keahlian khusus.

Pihak kepolisian juga menyebutkan belum ada keluarga korban yang secara resmi melapor atau melakukan konfirmasi terkait dua jenazah tersebut.

Kapolres Jembrana mempersilakan keluarga korban KMP Tunu Pratama Jaya yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera berkoordinasi dengan aparat.

“Keluarga bisa langsung menghubungi Polresta Banyuwangi atau melalui Polres Jembrana untuk keperluan konfirmasi,” pungkasnya.

Penemuan dua jenazah ini kembali membuka harapan bagi proses identifikasi korban tragedi KMP Tunu Pratama Jaya yang hingga kini masih menyisakan duka. Seluruh tahapan penanganan dilakukan secara hati-hati untuk memastikan kepastian identitas dan hak keluarga korban.