Banyuwangi – Api melalap habis bangunan tempat usaha Sheila Fried Chicken (SFC) di Jalan Raya Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (25/1/2026) petang. Kebakaran yang terjadi menjelang malam itu sempat membuat panik warga sekitar karena api cepat membesar dan menjalar hingga lantai atas bangunan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.25 WIB dan langsung dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran.

Berdasarkan hasil penanganan di lokasi, kebakaran diduga kuat dipicu kebocoran gas LPG. Api pertama kali muncul di area dapur bagian timur bangunan.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi, Salam Bikwanto, menjelaskan insiden bermula saat salah satu karyawan mencoba mengganti tabung gas di area kompor.

“Setelah tabung baru terpasang, terdeteksi ada kebocoran. Tabung sempat dilepas kembali, tetapi gas justru menyembur dan tersambar api dari kompor lain yang masih menyala,” jelas Salam.

Letupan kecil terjadi, disusul kobaran api yang dengan cepat membakar area dapur dan merambat ke bagian lain bangunan, termasuk lantai dua yang dipenuhi material mudah terbakar.

kebakaran warung ayam geprek sfc rogojampi
kebakaran warung ayam geprek sfc rogojampi, Minggu 25 Januari 2026. ( Sumber: Tangkap Layar)

Setelah menerima laporan, petugas Damkarmat Banyuwangi bergerak cepat ke lokasi. Tiga unit armada pemadam diterjunkan, yakni Ayaax 03, Fire Doome 04, dan Fire Doome 05, dengan total 11 personel dari Regu Brama 1 dan Brama 2.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.57 WIB. Saat itu, api sudah membesar dan menguasai hampir seluruh bangunan.

“Proses pemadaman memakan waktu kurang lebih 45 menit. Api berhasil kami padamkan sekitar pukul 19.41 WIB,” ujar Salam.

Seluruh karyawan yang berada di dalam bangunan berhasil menyelamatkan diri dengan bantuan warga sekitar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, satu orang karyawan bernama Riyan (25), warga Kecamatan Kabat, mengalami luka bakar ringan di bagian kaki dan telah mendapatkan penanganan medis.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan lantai satu dan dua beserta sejumlah peralatan usaha hangus terbakar.

“Kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp150 juta,” tandas Salam.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan tabung gas LPG di tempat usaha, terutama di area dapur dengan aktivitas memasak tinggi.