Banyuwangi – Suasana sore di pusat Kota Rogojampi mendadak mencekam. Sebuah warung makan Ayam Geprek Shella Fried Chicken (SFC) yang cukup dikenal warga setempat dilalap api pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Kobaran api yang cepat membesar membuat warga sekitar panik dan berhamburan menjauh dari lokasi.

Warung yang berada di kawasan padat ruko dan dekat permukiman itu sempat dikhawatirkan menjadi titik awal kebakaran yang lebih luas.

Pantauan mediakampung.com di lokasi kejadian, api terlihat melahap hampir seluruh bagian bangunan warung. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan, menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di kawasan Rogojampi.

Kondisi lingkungan yang dikelilingi deretan ruko dan rumah warga membuat situasi semakin genting. Sejumlah pemilik bangunan di sekitar lokasi terlihat bergegas mengevakuasi barang berharga sebagai langkah antisipasi jika api merembet.

Momen ini sempat direkam warga dan beredar luas di media sosial serta grup WhatsApp lokal. Dalam video yang beredar, kobaran api tampak menyala hebat disertai kepulan asap tebal.

Tak lama setelah laporan diterima, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi langsung menerjunkan sejumlah unit mobil pemadam ke lokasi.

Petugas bergerak cepat melakukan penyemprotan dari beberapa sisi bangunan untuk mencegah api menjalar ke ruko lain yang saling berdempetan. Proses pemadaman berlangsung cukup menegangkan karena akses jalan yang terbatas dan banyaknya warga yang berkerumun.

Upaya pemadaman akhirnya berhasil mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.

Sementara itu, petugas dari Polsek Rogojampi turun langsung mengamankan lokasi kejadian. Polisi melakukan pengaturan lalu lintas dan mengalihkan arus kendaraan di jalur depan warung untuk memperlancar proses pemadaman.

Pengalihan arus dilakukan karena mobil pemadam keluar-masuk lokasi serta banyaknya warga yang menonton kejadian dari pinggir jalan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi terkait penyebab kebakaran maupun estimasi kerugian material. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran ini kembali menjadi pengingat bagi pelaku usaha dan warga di kawasan padat bangunan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama menjelang malam hari saat aktivitas memasak masih berlangsung.

mediakampung.com akan terus mengikuti perkembangan peristiwa ini.