Media Kampung – 26 Maret 2026 | Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, menegaskan pada 25 Maret 2026 bahwa tidak akan ada pembelajaran daring bagi siswa di seluruh Indonesia. Keputusan itu diambil meski pemerintah tengah melaksanakan kebijakan penghematan energi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato di SMPN 4 Bekasi setelah rapat lintas kementerian yang dipimpin oleh Menko PMK Pratikno. Rapat itu membahas implikasi kebijakan work‑from‑home (WFH) bagi ASN terhadap sistem pendidikan.

Menurut Mu’ti, proses belajar mengajar harus tetap berlangsung secara luring seperti biasa. “Sekolah masuk sebagaimana biasa, tidak ada pembelajaran daring,” ujarnya kepada wartawan.

Pemerintah mengaitkan kebijakan energi dengan konflik di Timur Tengah yang meningkatkan tekanan pada pasokan bahan bakar. Kementerian PANRB akan mengeluarkan edaran resmi mengenai prosedur WFH untuk pegawai negeri.

Edaran tersebut diharapkan dapat menstandardisasi kerja dari rumah tanpa mengganggu operasi sekolah. Menpan RB berperan mengatur pedoman teknis bagi ASN yang bekerja dari rumah.

Menko PMK Pratikno menambahkan bahwa pembelajaran jarak jauh belum menjadi prioritas utama. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pendidikan dan efektivitas praktik laboratorium.

Pratikno menjelaskan bahwa mata pelajaran yang memerlukan praktikum harus tetap dilaksanakan tatap muka. “Jika ada praktikum, siswa tetap berada di kelas,” katanya dalam arahan kepada Deputi Kesehatan dan Pendidikan.

Kebijakan penghematan energi dijadwalkan mulai berlaku pada April 2026. Pemerintah menilai langkah ini sebagai bagian dari strategi mengurangi konsumsi bahan bakar nasional.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo Subianto menekankan percepatan transformasi nasional, termasuk swasembada pangan dan energi. Ia menegaskan krisis global menjadi momentum untuk reformasi.

Mu’ti menegaskan bahwa tidak ada rencana penerapan model hybrid antara daring dan luring untuk saat ini. “Pembelajaran daring tidak menjadi urgensi,” jelasnya.

Sebuah surat edaran menteri akan segera diterbitkan untuk mengkonkretkan keputusan tersebut. Surat itu akan memuat panduan operasional bagi kepala sekolah dan guru.

Hingga kini, tanggal pasti penerbitan surat edaran belum diumumkan. Namun, Kementerian Pendidikan berkomitmen menyampaikan detailnya sebelum tahun ajaran dimulai.

Pemerintah juga meninjau distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak terpengaruh kebijakan energi. Koordinasi lintas kementerian dianggap kunci kelancaran layanan publik.

Selain itu, akses internet siswa tetap menjadi fokus, meskipun tidak ada pembelajaran daring. Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya memperluas jaringan di daerah terpencil.

Beberapa pihak sebelumnya mengusulkan pembelajaran daring sebagai alternatif hemat energi. Namun, analisis akademik menunjukkan risiko learning loss yang signifikan.

Menko PMK menolak usulan tersebut karena dianggap dapat menurunkan standar kompetensi siswa. Fokus tetap pada penguatan karakter dan pencapaian akademik.

Rapat lintas kementerian pada 23 maret 2026 menegaskan kembali posisi bersama. Semua kementerian sepakat bahwa proses belajar harus berjalan seperti biasa.

Pemerintah juga menyiapkan langkah-langkah mitigasi jika situasi energi memburuk. Antara lain, penyesuaian jadwal operasional gedung publik dan transportasi.

Sekolah-sekolah di seluruh Indonesia telah menerima instruksi untuk tetap membuka pintu pada hari pertama masuk kembali. Guru-guru diminta menyiapkan materi tatap muka sesuai kurikulum.

Komunitas pendidikan menanggapi keputusan dengan rasa lega, terutama bagi daerah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur digital. Mereka menilai kebijakan ini mendukung kesinambungan pembelajaran.

Pengamat mengingatkan bahwa kebijakan energi tetap harus diimplementasikan secara holistik. Tanpa dukungan lintas sektor, upaya penghematan dapat menimbulkan beban tak terduga.

Secara keseluruhan, pemerintah menegaskan komitmen menjaga kualitas pendidikan sekaligus menghemat energi nasional. Keputusan tersebut akan diuji dalam pelaksanaan selama tahun ajaran mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.