Banyuwangi – Sebanyak ratusan pelajar SMAN Darussholah Singojuruh, Banyuwangi, mendapat pengalaman berbeda dalam kegiatan belajar mereka. Telkomsel hadir langsung ke sekolah tersebut melalui program Telkomsel Digital Empowering for Community (TDEc), membawa materi literasi digital dan kepemimpinan yang relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.

Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah itu diikuti oleh sekitar 380 siswa kelas XI. Fokus utamanya bukan sekadar mengenalkan teknologi, tetapi membantu pelajar memahami bagaimana dunia digital bisa menjadi bekal masa depan, baik dalam pendidikan maupun karier.

Mengusung tema Digital Transformation for Future Leader, TDEc menjadi bagian dari program Telkomsel Jaga Cita yang selama ini mendorong pemanfaatan teknologi secara inklusif di komunitas pendidikan. Melalui pendekatan dialogis, siswa diajak melihat teknologi bukan hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai alat pengembangan diri.

General Manager Mobile Consumer Business Jawa Timur Telkomsel, Andri Kurniawan, menyampaikan bahwa Telkomsel ingin mengambil peran lebih luas dalam dunia pendidikan. Tidak hanya menyediakan jaringan, tetapi juga mendampingi generasi muda agar siap menghadapi perubahan digital yang cepat.

Dalam sesi talkshow, para siswa berdiskusi langsung dengan Manager Mobile Consumer Branch Jember Telkomsel, Anton Mahendra, serta kreator konten asal Banyuwangi, Andrea Tya. Keduanya berbagi pengalaman tentang penggunaan internet yang aman, membangun personal branding, hingga peluang karier yang terbuka di era digital.

Diskusi berlangsung interaktif. Beberapa siswa bahkan menyampaikan kegelisahan mereka tentang masa depan, yang kemudian dijawab dengan pendekatan praktis dan membumi. Di sinilah terlihat antusiasme pelajar Singojuruh yang mulai memandang teknologi sebagai peluang, bukan sekadar tren.

Tak hanya berbagi materi, Telkomsel juga menyalurkan dukungan konkret. Sejumlah siswa berprestasi menerima bantuan pendidikan, sementara sekolah mendapatkan dukungan perangkat digital berupa modem Telkomsel Orbit. Kartu perdana dan kuota data juga dibagikan untuk menunjang aktivitas belajar siswa.

Kepala SMAN Darussholah Singojuruh, Wahyu Windari, menyambut baik program tersebut. Ia berharap para siswa mampu menggunakan teknologi secara produktif dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar, bukan sekadar menjadi konsumen digital.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, Telkomsel dan pihak sekolah juga menandatangani nota kesepahaman kerja sama. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pemanfaatan solusi digital di lingkungan pendidikan, sekaligus menyiapkan pelajar Banyuwangi dengan pola pikir kepemimpinan digital.

Di tengah arus digitalisasi yang kian cepat, kegiatan semacam ini menjadi pengingat bahwa sekolah dan dunia industri perlu berjalan beriringan. Dari ruang kelas di Singojuruh, benih-benih pemimpin masa depan mulai dipupuk dengan literasi dan kesadaran digital yang lebih matang.

mediakampung.com akan terus mengikuti perkembangan pelaksanaan program literasi digital di sekolah-sekolah Banyuwangi.