BANYUWANGI – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Banyuwangi resmi bertransformasi menjadi Universitas Doktor Soekardjo (Unidsoe), ditandai dengan peresmian yang dilakukan Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono bersama Rektor Dr. Soekardjo dan Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri di Kampus Banyuwangi, Selasa (2/12/2025). Transformasi ini sekaligus menghadirkan tiga program studi baru di luar rumpun kesehatan.

Dalam peresmian tersebut, Mujiono menyampaikan bahwa perubahan bentuk lembaga bukan sekadar pergantian nama, melainkan langkah besar menuju penguatan akademik, kualitas riset, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. Ia menilai hadirnya universitas baru akan memperkaya ekosistem pendidikan tinggi Banyuwangi yang kini juga ditopang UNAIR dan ISI.

Pemerintah daerah, kata Mujiono, berkomitmen mendukung peningkatan akses pendidikan dan daya saing SDM. Ia berharap Unidsoe mampu mencetak lulusan profesional yang berkarakter unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Sementara itu, Rektor Universitas Doktor Soekardjo, Dr. Soekardjo, menjelaskan bahwa kampus yang sebelumnya 19 tahun berkiprah di bidang kesehatan kini memikul tanggung jawab lebih besar setelah berstatus universitas. Penguatan tata kelola, peningkatan SDM, dan perluasan riset menjadi fokus utama.

Unidsoe menambah tiga program studi baru: S1 Manajemen Bisnis Internasional, S1 Perdagangan Internasional, dan S1 Sistem Informasi, yang melengkapi prodi kesehatan yang telah berjalan.
Pembukaan tiga prodi tersebut mulai berlaku pada tahun akademik 2026/2027.

Sebagai pembeda, kampus juga mewajibkan mahasiswa menguasai minimal satu bahasa asing Jerman, Mandarin, Jepang, atau Arab untuk menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di pasar global.

Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dyah Sawitri, mengapresiasi transformasi tersebut. Ia menegaskan bahwa perubahan bentuk perguruan tinggi harus berorientasi pada peningkatan mutu, bukan sebatas administratif. Menurutnya, universitas harus memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Acara peresmian turut dihadiri Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, serta Ketua MUI Banyuwangi Kiai Muhaimin.