Media Kampung – 25 Maret 2026 | Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memulai hari kerja pertama setelah libur Lebaran dengan melakukan inspeksi langsung ke beberapa unit layanan publik di kota. Langkah ini bertujuan memastikan operasional tetap optimal.
Pada Rabu, 25 Maret 2024, Ika Puspitasari bersama timnya mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, sebuah pusat layanan terpadu yang melayani berbagai kebutuhan administratif warga. Kunjungan meliputi peninjauan fasilitas dan proses pelayanan.
Selanjutnya, Wali Kota meninjau Rumah Sakit Umum Daerah dr. Wahidin Sudiro Husodo, rumah sakit utama yang melayani pasien dari seluruh wilayah Mojokerto. Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan layanan medis pasca libur panjang.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Rachman Sidharta Arisandi melakukan pemantauan di Kantor Kecamatan Magersari, memastikan kelancaran pelayanan administrasi di tingkat kecamatan. Ia juga mengecek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.
Hasil sidak menunjukkan tidak ada hambatan signifikan yang mengganggu proses pelayanan di kedua lokasi yang diperiksa. Seluruh perangkat daerah beroperasi sesuai standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah kota.
“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Mojokerto tetap dapat melaksanakan pelayanan publik dengan baik pada hari pertama kembali bekerja,” ujar Ika Puspitasari dalam sambutan singkat setelah inspeksi. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pemerintah terhadap kualitas layanan.
Wali Kota menegaskan bahwa tidak ada ASN yang mengajukan perpanjangan cuti setelah libur Lebaran, sehingga tenaga kerja tetap mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat. Hal ini dianggap penting untuk menghindari penurunan kualitas layanan.
“Tidak ada kendala SDM, semua unit dapat memberikan layanan dengan baik,” tambahnya, menekankan kesiapan aparat dalam menanggapi kebutuhan warga. Pernyataan ini mencerminkan antusiasme aparat dalam menyambut kembali rutinitas kerja.
Pemerintah kota juga menyoroti pentingnya koordinasi antar unit untuk menjaga konsistensi layanan. Sidak tersebut menjadi bagian dari upaya rutin yang dilakukan setiap kali memasuki fase operasional pasca libur.
Dalam konteks Lebaran, banyak daerah menghadapi tantangan dalam mengembalikan layanan publik ke level normal. Mojokerto tampak berhasil mengatasi tantangan tersebut melalui persiapan dan monitoring yang tepat.
Data internal menunjukkan bahwa permintaan layanan di MPP Gajah Mada meningkat 12 persen dibandingkan minggu sebelum libur. Meskipun terjadi lonjakan, petugas mampu melayani tanpa penundaan signifikan.
Di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, jumlah kunjungan pasien hari itu naik sekitar 8 persen, terutama pada layanan gawat darurat. Rumah sakit menyatakan bahwa tim medis beroperasi penuh dengan dukungan logistik yang memadai.
Pemerintah kota menegaskan bahwa standar operasional prosedur (SOP) tetap berlaku meskipun musim libur. Semua unit diwajibkan mematuhi protokol kebersihan dan keamanan, terutama dalam penanganan Covid-19.
Selain inspeksi fisik, tim pemantau juga mengecek sistem informasi layanan publik, memastikan aplikasi online berfungsi dengan baik. Tidak ditemukan gangguan pada portal layanan daring yang sering dipakai warga.
Wali Kota menambahkan bahwa evaluasi hasil sidak akan dijadikan bahan perbaikan berkelanjutan. Setiap temuan, sekecil apapun, akan ditindaklanjuti oleh unit terkait untuk meningkatkan efektivitas.
Komentar dari Kepala Dinas Pelayanan Publik, Budi Santoso, menyebutkan bahwa timnya siap menyesuaikan prosedur bila diperlukan. Ia menekankan pentingnya feedback warga sebagai sumber perbaikan layanan.
Warga yang hadir di MPP Gajah Mada melaporkan pengalaman pelayanan yang lancar, meskipun antrean sedikit lebih panjang dibandingkan hari kerja biasa. Secara umum, kepuasan publik tetap tinggi.
Di sisi lain, asosiasi pekerja kesehatan mengapresiasi kesiapan rumah sakit dalam melayani pasca libur. Mereka menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang menekankan kontinuitas layanan.
Pemerintah kota Mojokerto berkomitmen menjaga kualitas layanan publik agar tetap prima dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut tercermin dalam upaya sidak yang dilakukan secara proaktif.
Sidak ini juga menjadi sinyal bagi ASN lain untuk mempertahankan disiplin kerja setelah masa libur panjang. Pemerintah berharap semangat ini dapat dijaga sepanjang tahun.
Analisis pihak ketiga menunjukkan bahwa kota-kota dengan inspeksi serupa cenderung memiliki indeks kepuasan publik yang lebih stabil. Hal ini menegaskan nilai strategis dari tindakan pengawasan rutin.
Dengan semua unit beroperasi normal dan tidak ada permohonan cuti tambahan, hari pertama kerja pasca Lebaran di Mojokerto dapat dianggap sukses. Pemerintah kota akan terus memantau layanan guna memastikan kepuasan warga.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan