Asing borong saham emiten Prajogo Pangestu pada perdagangan Selasa (27/1/2026), meski harga sejumlah saham grup tersebut tertekan. Investor asing tercatat melakukan transaksi beli bersih atau net buy senilai Rp 24,25 miliar di pasar saham.

Berdasarkan data perdagangan Stockbit, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) menjadi incaran utama investor asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp 190,77 miliar. Selain itu, aksi akumulasi juga terjadi pada saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar Rp 64,42 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 36,33 miliar, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Rp 32,49 miliar, serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 25,13 miliar.

Aksi borong tersebut berlangsung di tengah tekanan harga saham emiten-emiten terafiliasi Prajogo. Pada perdagangan kemarin, saham PTRO terkoreksi 9,26 persen ke level 8.325. Saham CDIA melemah 3,89 persen ke posisi 1.360, CUAN turun 1,44 persen ke level 1.710, dan BRPT terkoreksi tipis 0,39 persen ke 2.840. Sementara itu, saham BREN menjadi satu-satunya yang mencatatkan penguatan sebesar 0,81 persen ke level 9.375.

Di sisi lain, investor asing justru melepas sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan net sell tertinggi senilai Rp 785,4 miliar. Disusul PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan jual bersih Rp 448,86 miliar dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp 357,93 miliar.

Sejalan dengan aksi tersebut, harga saham BBCA stagnan di level 7.650, sedangkan BMRI melemah 1,6 persen ke posisi 4.910. Adapun saham BUMI terkoreksi tajam 7,78 persen ke level 332.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,27 persen ke level 8.975 pada perdagangan Senin (26/1/2026). Sepanjang sesi perdagangan, IHSG sempat bergerak fluktuatif dan menyentuh level terendah di 8.927 atau melemah 0,27 persen pada pukul 14.14 WIB.

Data Bursa Efek Indonesia mencatat nilai transaksi saham mencapai Rp 36,97 triliun dengan volume perdagangan 57,50 miliar saham dan frekuensi 3,86 juta kali transaksi. Sebanyak 267 saham menguat, 428 saham melemah, dan 110 saham stagnan. Kapitalisasi pasar IHSG tercatat sebesar Rp 16.341 triliun. (balqis)