Media Kampung – 23 Maret 2026 | Pada Senin, 23 Maret 2026, jalan protokol utama di Surabaya tampak sepi usai Lebaran. Banyak penduduk masih berada di kampung halaman untuk mudik.

Jalan Tunjungan, Panglima Sudirman, dan Basuki Rahmat yang biasanya ramai, kini hampir tidak ada kendaraan. Kondisi ini kontras dengan kepadatan di area rekreasi.

Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjadi salah satu titik fokus wisatawan pada libur panjang. Antrean mobil dan motor menumpuk di sekitar pintu masuk sejak pagi.

Pengelola KBS menargetkan kunjungan mencapai 140 ribu orang selama periode Lebaran. Angka ini melampaui rata‑rata kunjungan tahunan sebelumnya.

Salah satu atraksi utama tahun ini adalah Parade Satwa yang menampilkan berbagai spesies. Acara tersebut dipadukan dengan hiburan musik dan penampilan bintang tamu.

Pengunjung Rizky, warga Surabaya, menyatakan memilih KBS karena lokasi dekat dan adanya program khusus anak. “Jalan menuju ke sini macet, namun tetap layak dikunjungi,” ujarnya.

Pihak Dinas Perhubungan Surabaya menyiagakan petugas di persimpangan utama. Mereka mengatur arus kendaraan untuk mencegah kemacetan berlarut.

Kepolisian setempat juga menambah pos keamanan di jalur akses KBS. Hal ini bertujuan memastikan keselamatan penumpang dan kelancaran lalu lintas.

Beberapa area parkir di sekitar kebun binatang dipenuhi kendaraan pribadi dan kendaraan umum. Pengelola menyediakan layanan shuttle untuk mengurangi beban parkir.

Pengunjung melaporkan waktu tunggu rata‑rata sekitar lima puluh menit di gerbang masuk. Pihak kebun binatang menyarankan datang lebih awal untuk menghindari antrian panjang.

Selama parade, satwa seperti gajah, harimau, dan orangutan berjalan di jalur khusus. Penonton dapat menyaksikan perilaku alami mereka sambil mendapatkan edukasi.

Penampilan musik melibatkan grup lokal serta penyanyi tamu yang dikenal di kalangan anak muda. Program ini diharapkan menambah nilai hiburan bagi keluarga.

Data internal KBS menunjukkan peningkatan kunjungan sebesar 30 persen dibandingkan libur Lebaran sebelumnya. Peningkatan ini dipengaruhi promosi melalui media sosial dan kerja sama dengan sekolah.

Pemerintah kota menegaskan bahwa penanganan lalu lintas akan tetap intensif hingga hari Selasa. Arus balik diperkirakan akan memuncak pada 24 Maret.

Warga diimbau memanfaatkan transportasi umum bila memungkinkan. Hal ini membantu mengurangi beban jalan utama yang sudah padat.

Pusat informasi lalu lintas di Balai Kota menyediakan pembaruan real‑time melalui aplikasi. Pengguna dapat mengecek kondisi jalan sebelum berangkat.

KBS juga mengimplementasikan prosedur kebersihan ekstra selama libur. Staf membersihkan area kandang dan area publik setiap tiga jam.

Penjualan tiket online mengalami lonjakan signifikan pada hari Jumat sebelum Lebaran. Sistem pemesanan daring membantu mengatur aliran pengunjung.

Harga tiket tetap pada tarif standar, namun tersedia paket keluarga dengan diskon 10 persen. Paket tersebut mencakup akses ke semua zona dan pertunjukan.

Bagi pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi, biaya parkir dikenakan tarif tetap per hari. Sistem pembayaran dapat dilakukan secara cash atau e‑money.

Selama parade, pihak kebun binatang menutup akses ke beberapa zona demi keamanan satwa. Pengunjung diarahkan ke area alternatif yang tetap terbuka.

Antusiasme anak-anak terlihat dari banyaknya foto dan video yang dibagikan di media sosial. Tagar resmi acara menjadi trending di platform lokal.

Beberapa vendor makanan dan minuman berlokasi di sekitar pintu masuk. Mereka melayani kebutuhan snack bagi keluarga yang menunggu.

Pemerintah daerah menilai keberhasilan acara sebagai indikator daya tarik pariwisata kota. Data kunjungan ini akan menjadi bahan evaluasi kebijakan selanjutnya.

Ahli transportasi Universitas Airlangga, Dr. Budi Santoso, menilai penataan jalur khusus sebagai langkah tepat. “Koordinasi lintas sektor penting untuk menghindari kemacetan massal,” ujarnya.

KBS berencana menggelar parade serupa pada liburan nasional berikutnya. Penyelenggaraan akan melibatkan lebih banyak satwa dan program edukasi.

Masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan meski situasi pandemi sudah mereda. Pemerintah menegaskan pentingnya menjaga kebersihan tangan.

Pada malam hari, lampu sorot menyinari arena pertunjukan, menciptakan suasana yang nyaman bagi pengunjung. Keamanan diterapkan dengan kehadiran petugas keamanan tambahan.

Secara keseluruhan, liburan Lebaran 2026 di Surabaya mencerminkan pola mobilitas baru. Kota tetap menjadi tujuan utama bagi keluarga yang mencari rekreasi.

Dengan upaya bersama antara pemerintah, pengelola KBS, dan warga, situasi lalu lintas dapat dikelola secara optimal. Penutupan hari Selasa diperkirakan akan kembali tenang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.