Media Kampung – 22 Maret 2026 | Hari kedua libur Lebaran menyaksikan lonjakan pengunjung di Wisata Bahari Lamongan (WBL), sementara Maharani Zoo di seberang tetap sepi, menyebabkan Jalan Daendels tampak kurang bergerak.

WBL yang berlokasi di Desa Paciran dipadati kendaraan pribadi dan bus antar kota, mengisi area parkir depan kompleks secara signifikan.

Sasqia Fatimatuzzahro, 36 tahun, datang bersama tujuh anggota keluarga dari Surabaya dan menyatakan bahwa kedekatan lokasi menjadi alasan utama kunjungan.

Ia melaporkan total pengeluaran sebesar Rp 455 ribu, dengan tiket individu Rp 65 ribu atau Rp 110 ribu untuk paket terusan yang mencakup semua wahana.

Operasional WBL dimulai pukul 08.30 WIB hingga 16.30 WIB, memberikan cukup waktu bagi keluarga untuk menikmati berbagai atraksi air.

Di seberang jalan, Maharani Goa & Zoom tetap menunggu, namun antrean panjang tidak terlihat, menandakan kunjungan yang jauh lebih rendah.

Pengamatan lapangan menunjukkan area parkir Maharani Zoo sebagian besar kosong, kontras dengan kepadatan di WBL.

Pedagang sekitar melaporkan penurunan penjualan pada hari itu, mengaitkannya dengan kurangnya arus pengunjung ke zona zoo.

Banyak wisatawan memilih WBL karena jarak yang dekat dengan rumah mereka, mengurangi kebutuhan perjalanan lebih jauh ke atraksi lain.

Meskipun biasanya puncak kunjungan terjadi seminggu setelah Lebaran, WBL sudah mengalami kepadatan yang biasanya hanya terlihat pada periode tersebut.

Bus antar kota yang tiba di halte Daendels menurunkan penumpang langsung ke WBL, menambah volume kendaraan di sepanjang jalan utama.

Pihak pengelola Maharani Zoo berharap promosi lebih intensif dapat meningkatkan minat pengunjung pada hari-hari berikutnya.

Data sementara menunjukkan pola kunjungan yang terpusat pada satu destinasi utama, mengakibatkan ketidakseimbangan ekonomi mikro di sekitar Jalan Daendels.

Secara keseluruhan, Wisata Bahari Lamongan menikmati arus wisatawan yang tinggi pada libur Lebaran, sementara Maharani Zoo masih menanti lonjakan pengunjung untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.