Media Kampung – 21 Maret 2026 | Lebaran 2026 menjadi momentum penting bagi keluarga di Jawa Timur untuk mengisi libur dengan perjalanan ke destinasi yang menawarkan keindahan alam sekaligus kenyamanan. Pihak otoritas pariwisata daerah menyiapkan paket khusus guna mengoptimalkan kunjungan pada musim mudik.

Nganjuk, yang terletak di antara dataran tinggi dan pesisir, memiliki beragam aset wisata alam yang masih relatif belum terjamah. Kombinasi topografi ini memungkinkan wisatawan menikmati pengalaman berbeda dalam satu wilayah.

Waduk Banyuputih menjadi rekomendasi utama karena pemandangan danau buatan yang memantulkan cahaya senja, serta fasilitas perahu dayung yang tersedia. Pengunjung dapat menikmati kegiatan memancing atau sekadar bersantai di tepi air sambil menikmati kuliner lokal.

Pantai Prigi menawarkan hamparan pasir putih dan ombak tenang yang cocok untuk keluarga yang ingin bermain air atau sekadar berjemur. Area ini dilengkapi dengan area parkir dan toilet umum, sehingga memudahkan akses bagi wisatawan dari luar kota.

Air Terjun Sedudo terletak di lereng bukit selatan Nganjuk, menampilkan tirai air setinggi sekitar 30 meter yang menyegarkan udara sekitar. Jalur pendakian yang terjaga kebersihannya menambah nilai edukatif bagi pelajar dan pecinta alam.

Candi Dungus, peninggalan era Majapahit, menjadi titik pertemuan antara sejarah dan alam karena berada di kaki perbukitan hijau. Pengunjung dapat menikmati relief batu yang masih terawat serta panorama lanskap sawah yang terbentang luas.

Kawah Garung, bekas kaldera vulkanik, menawarkan pemandangan kawah yang masih mengandung genangan air biru di dasarnya. Lokasinya yang strategis memungkinkan foto sunrise yang dramatis, menarik minat fotografer amatir maupun profesional.

Hutan Pinus Nganjuk menyajikan udara sejuk dan jalur trekking yang dilengkapi papan informasi flora lokal. Area ini populer sebagai tempat piknik keluarga serta lokasi latihan yoga outdoor pada pagi hari.

Taman Wisata Pojok menggabungkan kebun buah, kolam ikan, dan workshop kerajinan tangan khas Nganjuk. Program edukasi bagi sekolah meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

Kepala Dinas Pariwisata Nganjuk, H. Sutrisno, menyatakan bahwa diperkirakan akan ada lebih dari 20.000 wisatawan lokal selama periode Lebaran. Ia menekankan pentingnya disiplin protokol kesehatan serta pemeliharaan kebersihan fasilitas umum.

Secara regional, pemerintah Jawa Timur menargetkan peningkatan kunjungan domestik sebesar 15% pada tahun 2026 melalui promosi paket liburan berbasis budaya dan alam. Strategi ini diharapkan dapat mengurangi tekanan pada destinasi populer seperti Malang dan Surabaya, sambil menggerakkan perekonomian daerah lain.

Dengan kombinasi keindahan alam, nilai historis, dan fasilitas yang memadai, Nganjuk siap menjadi pilihan utama bagi pelancong Lebaran tahun ini. Pengalaman yang ditawarkan di ketujuh lokasi tersebut diharapkan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pengunjung.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.