KLATEN โ€” Klaten menawarkan deretan kuliner legendaris yang bertahan puluhan tahun, bahkan ada yang telah eksis lebih dari satu abad. Berada di antara Yogyakarta dan Solo, cita rasa kuliner Klaten memiliki karakter unik: sederhana, autentik, dan kental sentuhan tradisional Jawa.

Tak hanya soto garing dan nasi tumpang, sejumlah tempat makan legendaris di Klaten masih setia mempertahankan resep turun-temurun serta teknik memasak tradisional, menjadikannya favorit lintas generasi.

Berikut 5 kuliner legendaris Klaten yang sayang dilewatkan:

  1. Soto Garing Bu Yati (Sejak 1974)

Soto Garing Bu Yati berdiri sejak 1974 dan dikenal dengan sajian soto tanpa kuah atau biasa disebut toring. Dalam seporsi soto garing, tersaji nasi, suwiran ayam, kol, tauge, taburan bawang goreng, serta sedikit percikan kuah sebagai pelengkap rasa.

Kuliner ini dahulu populer karena praktis disantap oleh para pekerja pasar. Berlokasi di Pasar Delanggu, Kecamatan Delanggu, harga per porsi berkisar Rp10.000โ€“Rp20.000. Selain toring, tersedia aneka lauk seperti tempe goreng, tahu, baceman, hingga lento.

  1. Toko Roti Muntjul (Sejak 1951)

Didirikan pada 1951, Toko Roti Muntjul masih setia mempertahankan proses pemanggangan roti menggunakan tungku kayu bakar. Menu andalannya adalah roti semir jadul dengan aroma khas dan rasa manis klasik.

Selain itu, tersedia roti santan, aneka kue basah, jajan pasar, gorengan, hingga asinan. Toko ini berlokasi di Jalan Pemuda No. 77, Klaten Tengah, dengan harga roti mulai Rp5.000โ€“Rp25.000.

  1. Ayam Panggang dan Sate Usus Ny. Anggriani (Sejak 1960-an)

Warung Ayam Panggang Ny. Anggriani telah dikenal sejak era 1960-an. Ayam kampung panggang menjadi menu utama, dimasak dengan santan dan rempah sederhana yang menghasilkan rasa manis gurih meresap.

Selain ayam panggang, tersedia sate usus dan aneka jeroan. Harga ayam panggang utuh sekitar Rp109.000, sementara per potong sekitar Rp25.000. Warung ini berlokasi di Jalan Rajawali, Gang Beruang No. 5, Klaten Tengah.

  1. Warung Makan Bu Hj. Salamah (Sejak 1985)

Berdiri sejak 1985, Warung Makan Bu Hj. Salamah terkenal dengan garang asem ayam kampung bercita rasa asam segar dan gurih. Selain itu, tersedia masakan rumahan khas Jawa seperti ayam goreng dan tengkleng iga sapi.

Warung ini berlokasi di Jalan Ceperโ€“Besole, Kuncen, Kecamatan Ceper, dengan kisaran harga Rp20.000โ€“Rp45.000 per porsi. Keistimewaannya, menu masih dimasak menggunakan tungku kayu bakar.

  1. Warung Kidul Sop dan Sate Ayam (Sejak 1907)

Didirikan pada 1907, Warung Kidul Sop dan Sate Ayam menjadi salah satu warung tertua di Klaten, berusia sekitar 118 tahun. Sop ayam bening dan sate ayamnya terkenal sederhana, namun kaya rasa.

Harga seporsi sop ayam sekitar Rp22.000, sementara menu lain berkisar Rp20.000โ€“Rp40.000. Warung ini berlokasi di Jalan Pemuda, Mlinjon, Tonggalan, Klaten Tengah, dan kini dikelola oleh generasi ketiga. (selsy).