Media Kampung – 29 Maret 2026 | PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian membuka rekayasa lalu lintas berupa one way lokal pada ruas Jalan Tol Semarang‑Batang, mulai dari kilometer 425,800 hingga kilometer 414 Gerbang Tol Kalikangkung pada Sabtu 28 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap prediksi lonjakan volume kendaraan pada periode arus balik Lebaran 2026.
Penerapan one way lokal dimulai pada pukul 14.48 WIB dan ditargetkan dapat mengurangi kemacetan di titik‑titik rawan sepanjang corridor Semarang‑Batang. Kebijakan ini bersifat situasional dan akan terus dipantau sesuai dengan kondisi lapangan.
JTT menegaskan bahwa koordinasi intensif dengan Polri menjadi kunci keberhasilan implementasi, termasuk penempatan petugas di lokasi strategis. Petugas bertugas mengatur arus, memberi arahan visual, dan memastikan keselamatan pengguna jalan.
Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, menyatakan, “One way lokal ini merupakan upaya kolaboratif untuk menjaga kelancaran, keamanan, dan ketertiban arus balik Lebaran.” Ia menambahkan bahwa kebijakan ini didukung penuh oleh pihak kepolisian.
Selama periode penerapan, JTT mengoptimalkan pemantauan melalui jaringan CCTV yang dapat diakses secara real‑time oleh pengendara melalui aplikasi Travoy. Penggunaan teknologi ini diharapkan memberikan informasi terkini mengenai kepadatan lalu lintas.
Berbagai fasilitas pendukung seperti rambu, traffic cone, serta Dynamic Message Sign (DMS) dipasang di sepanjang jalur untuk memberikan petunjuk yang jelas kepada pengguna. DMS menampilkan informasi tentang arah satu arah, jalur alternatif, dan estimasi waktu tempuh.
Selain one way lokal, rekayasa contraflow juga diberlakukan pada beberapa segmen lain, antara lain KM 70‑47 arah Jakarta di Tol Jakarta‑Cikampek serta KM 390‑385 pada ruas Tol Batang‑Semarang. Kebijakan ini dimulai pada pukul 12.40 WIB untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan.
Data sementara dari PT Trans Marga Jateng (TMJ) menunjukkan bahwa pada puncak arus balik gelombang kedua, sekitar 20.633 kendaraan melintas pada ruas Semarang‑Solo antara pukul 12.00‑14.00 WIB, dengan rata‑rata 2.500 kendaraan per jam. Angka ini menegaskan pentingnya penerapan one way dan contraflow.
Pihak JTT menyarankan pengendara yang menuju arah timur Trans Jawa untuk memanfaatkan pintu keluar alternatif, seperti gerbang Tol Dawuan di KM 68, guna menghindari kepadatan di gerbang Tol Cikopo. Penggunaan jalur alternatif diharapkan dapat mendistribusikan kembali arus kendaraan secara merata.
Gerbang Tol Kalikangkung ditingkatkan kapasitasnya dengan mengoperasikan 12 gardu transaksi arah Jakarta, sehingga proses pembayaran e‑toll dapat berjalan lebih cepat. Peningkatan ini diharapkan mengurangi waktu antrean pada puncak arus balik.
Pengendara diimbau memastikan saldo e‑toll cukup, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. Kepatuhan terhadap protokol keselamatan menjadi faktor utama untuk menghindari kecelakaan di kondisi lalu lintas padat.
Fitur pemantauan CCTV real‑time pada aplikasi Travoy memungkinkan pengendara mengecek kepadatan sebelum memulai perjalanan, sehingga dapat merencanakan rute alternatif lebih efektif. Integrasi data ini memperkuat koordinasi antara operator tol dan aparat keamanan.
Arus balik Lebaran 2026 diperkirakan akan memengaruhi seluruh jaringan Tol Trans Jawa, termasuk ruas Jakarta‑Cikampek, Batang‑Semarang, dan Semarang‑Solo. Oleh karena itu, kebijakan satu arah bersifat dinamis dan akan disesuaikan dengan perkembangan volume kendaraan.
Penerapan one way lokal diperkirakan akan berlanjut hingga arus balik berkurang secara signifikan, dengan evaluasi berkala oleh JTT dan Polri. Keputusan akhir akan diambil berdasarkan data real‑time dan tingkat kepadatan di lapangan.
Secara keseluruhan, langkah satu arah dan contraflow diharapkan dapat menjaga kelancaran arus kendaraan, mengurangi waktu tempuh, serta meningkatkan keselamatan selama periode mudik Lebaran. Pengendara diharapkan tetap mengikuti instruksi resmi demi kelancaran perjalanan bersama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan