Media Kampung – 28 Maret 2026 | Aprilia SR GT400 dan Honda ADV350 2026 resmi masuk pasar Indonesia, menandai persaingan baru di segmen skutik adventure.
Kedua model mengusung desain berani, suspensi tinggi, dan perlindungan kaki untuk menaklukkan jalur off‑road ringan.
SR GT400 dilengkapi mesin 374 cc single‑cylinder berpendingin cairan, menghasilkan tenaga sekitar 34 PS pada 7.500 rpm.
Honda ADV350 mengandalkan mesin 330 cc berpendingin cairan, dengan output 30 PS pada 8.000 rpm, serta karakteristik torsi yang lebih merata.
Sistem pengereman pada SR GT400 menggunakan ABS depan‑belakang, sementara ADV350 mengusung single‑channel ABS di roda depan.
Kedua skutik menawarkan ruang penyimpanan di bawah jok; SR GT400 menyediakan 25 liter, ADV350 21 liter, cukup untuk helm dan perlengkapan ringan.
Harga eceran SR GT400 ditetapkan sekitar Rp 46 juta, sedangkan ADV350 dibanderol di kisaran Rp 42 juta, menciptakan selisih harga yang signifikan.
Dealer Aprilia menegaskan bahwa keunggulan utama SR GT400 terletak pada performa mesin yang lebih kuat serta suspensi yang dapat diatur secara elektronik.
“Kami melihat konsumen menginginkan tenaga ekstra untuk menaklukkan tanjakan curam, sehingga SR GT400 menjadi pilihan logis,” ujar manajer penjualan Aprilia Jakarta.
Sebaliknya, perwakilan Honda menekankan kepraktisan dan efisiensi bahan bakar ADV350, yang mampu menempuh lebih dari 30 km/l dalam uji jalan.
“ADV350 dirancang untuk rider yang mengutamakan kenyamanan harian dan biaya operasional rendah,” kata kepala divisi produk Honda Motor Indonesia.
Analisis biaya kepemilikan menunjukkan SR GT400 memerlukan servis berkala tiap 6.000 km dengan biaya sekitar Rp 1,2 juta, sementara ADV350 tiap 5.000 km dengan biaya Rp 1 juta.
Konsumen yang menilai faktor kehandalan di medan berbatu cenderung memilih SR GT400, berkat rangka aluminium yang lebih rigid dan fork upside‑down 43 mm.
Namun, rider yang fokus pada mobilitas perkotaan dan perjalanan jauh dengan beban ringan melaporkan ADV350 memberikan posisi duduk lebih ergonomis.
Data penjualan tiga bulan pertama menunjukkan ADV350 mencatat penjualan 12 % lebih tinggi dibanding SR GT400, meskipun pasar premium masih berkembang.
Kedua skutik tetap menjadi opsi utama bagi penggemar adventure, dengan pilihan tergantung pada prioritas tenaga versus efisiensi.
Secara keseluruhan, SR GT400 menawarkan performa superior bagi yang mengutamakan kemampuan off‑road, sementara ADV350 menonjol dalam konsumsi bahan bakar dan harga yang lebih bersahabat.
Pembeli disarankan menimbang kebutuhan perjalanan harian, budget, serta tingkat penggunaan medan sebelum memutuskan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan