Media Kampung – 10 Maret 2026 | Surabaya – Sebuah mobil Honda HR‑V terbalik di Jalan Darmokali, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Selasa pagi (10 Maret 2026). Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB setelah pengemudi mobil menabrak pembatas jalan di tengah lajur sebelum lampu lalu lintas. Menurut keterangan Kepala Bidang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya, Moch. Rokhim, penyebab utama dugaan mengantuknya pengemudi.

Rangkaian Penanganan

Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya menerima laporan dari BPBD Kota Surabaya pada pukul 08.30 WIB. Satu menit kemudian, unit Rescue Pasar Turi berangkat dan tiba di lokasi pada pukul 08.36 WIB. Sesampainya, tim langsung melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, Dishub, dan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk mengevakuasi kendaraan yang terbalik serta memberikan pertolongan pertama kepada korban.

  • 08:30 – Laporan diterima.
  • 08:31 – Unit Rescue berangkat.
  • 08:36 – Tim tiba di lokasi.
  • 09:41 – Evakuasi selesai, kendaraan dipindahkan dengan derek towing.

Kronologi Kejadian

Pengemudi mobil, Dhemas Arya Praditya (25 tahun), warga Royal Residence B‑1/110 Surabaya, dilaporkan masih sadar namun mengalami luka robek pada bagian atas kepala. Sementara seorang pengendara sepeda motor, Adit Aliansyah (30 tahun), warga Bulak Rukem Timur 2A No. 41, terdampak saat kendaraan terbalik. Ia mengalami luka di kepala serta tangan kiri, dan motor PCX yang dikendarainya mengalami kerusakan pada bodi.

Menurut pernyataan Rokhim, “Berdasarkan observasi di lokasi, kendaraan menabrak pembatas jalan karena pengemudi tampak mengantuk. Benturan tersebut cukup kuat sehingga mengakibatkan mobil terbalik. Salah satu pengendara motor di sekitar juga terimbas.”

Upaya Medis dan Penanganan Lanjutan

Tim TGC memberikan pertolongan pertama kepada kedua korban dan selanjutnya mengirimkan mereka ke fasilitas medis terdekat. Kedua korban kini berada dalam perawatan, dengan kondisi stabil dan tidak mengancam jiwa. Motor PCX yang rusak dipindahkan ke bengkel terdekat untuk perbaikan.

Reaksi Pihak Berwenang

Pihak Dinas Pemadam Kebakaran menekankan pentingnya kesiapsiagaan pengendara dalam menjaga kondisi fisik sebelum mengemudi. “Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tidak mengemudi dalam keadaan mengantuk atau lelah. Jika merasa mengantuk, sebaiknya berhenti sejenak, beristirahat, atau menggunakan transportasi alternatif,” ujar Rokhim.

Polsek Wonokromo bersama Dishud (Dinas Perhubungan) juga turut serta dalam proses penyelidikan. Mereka akan melakukan pengecekan rekam video CCTV di sekitar Jalan Darmokali untuk memastikan faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi pada kecelakaan.

Informasi Lanjutan

Berita lengkap dapat diakses melalui portal JatimNow. Penulis mengingatkan bahwa kecelakaan serupa dapat dicegah dengan menerapkan pola istirahat yang cukup, menghindari mengemudi setelah mengonsumsi alkohol atau obat penenang, serta mematuhi batas kecepatan yang ditetapkan.

Insiden ini menambah catatan kecelakaan lalu lintas di Surabaya pada awal tahun 2026, di mana pihak kepolisian mencatat peningkatan kasus kecelakaan yang dipicu oleh kelelahan pengemudi. Pemerintah kota telah merencanakan penambahan pos‑pos istirahat di jalur utama serta kampanye edukasi keselamatan berkendara yang lebih agresif.

Dengan tidak adanya korban jiwa, kejadian ini tetap menjadi peringatan keras bagi semua pengguna jalan. Pengendara diharapkan selalu mengevaluasi kondisi fisik sebelum mengemudi, menjaga jarak aman, dan siap memberikan bantuan pertama bila diperlukan.